Lirik dan Terjemahan Lagu How I Learned to Pray - Charlie Worsham

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.
Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

How I Learned to Pray merupakan lagu yang dipopulerkan oleh Charlie Worsham. Lagu berdurasi 4 menit 20 detik ini merupakan lagu keenam dalam album bertajuk “Rubberband” yang dirilis pada 16 Agustus 2013. Album ini memuat 11 trek lagu, di antaranya Rubberband, Tools of the Trade (feat. Marty Stuart & Vince Gill), dan Love Don’t Die Easy. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “How I Learned to Pray” yang dibawakan Charlie Worsham.
Lirik dan Terjemahan Lagu How I Learned to Pray – Charlie Worsham
When I was sixteen, that set of keys was a pair of wings
Daddy, pretty please, can I take a ride tonight?
I swear I won’t get her over fifty-five
Was Back in Black racing through my veins, last thing I thought
(Ketika aku berusia enam belas tahun, set kunci itu adalah sepasang sayap
Ayah, tolong yang cantik, bisakah aku naik kendaraan malam ini?
Aku bersumpah aku tidak akan membuatnya lebih dari lima puluh lima
Apakah kembali dalam hitam berpacu melalui pembuluh darahku, hal terakhir yang kupikirkan)
Was a flip in this thing gonna get me killed
I’m pretty sure my old man will
And seeing his face when the wrecker hauled my freedom away
That’s how I learned to pray
(Apakah flip dalam hal ini akan membuatku terbunuh
Aku cukup yakin orang tua aku akan melakukannya
Dan melihat wajahnya ketika derek itu menarik kebebasanku
Begitulah caraku belajar berdoa)
It wasn’t in a church, with a chapter and a verse
Some preacher made sure everybody heard
Or just some words somebody taught me to say
I was living like I was (?), mama always said
(Itu bukan di gereja, dengan pasal dan ayat
Beberapa pengkhotbah memastikan semua orang mendengar
Atau hanya beberapa kata yang diajarkan seseorang kepada aku untuk diucapkan
Aku hidup seperti aku (?), mama selalu berkata)
It’d take a special girl to get a hold of me
But I never let one get close to me
The man upstairs must’ve heard her prayer
Cause I looked up, you were standin’ there waitin’ on me
(Dibutuhkan seorang gadis khusus untuk mendapatkan aku
Tapi aku tidak pernah membiarkan seseorang mendekatiku
Pria di lantai atas pasti mendengar doanya
Karena aku melihat ke atas, kamu berdiri di sana menunggu aku)
Like you were made for me
And I knew right then and there, I’d been saved
And that’s how I learned to pray
It wasn’t in a church, with a chapter and a verse
(Seperti kamu diciptakan untukku
Dan aku tahu saat itu juga, aku telah diselamatkan
Dan begitulah caraku belajar berdoa
Itu bukan di gereja, dengan pasal dan ayat)
Some preacher made sure everybody heard
Or just some words somebody taught me to say
I can fold my hands and bow my head
But there’s just some things that can’t be said
(Beberapa pengkhotbah memastikan semua orang mendengar
Atau hanya beberapa kata yang diajarkan seseorang kepada aku untuk diucapkan
Aku bisa melipat tangan dan menundukkan kepala
Tapi hanya ada beberapa hal yang tidak bisa dikatakan)
Without a little walk on water kind of faith
And that’s how I learned to pray
Have you ever looked up at the stars in the sky, felt a tug at your heart
Didn’t know why but you just knew
(Tanpa sedikit berjalan di atas air, jenis iman
Dan begitulah caraku belajar berdoa
Pernahkah kamu melihat bintang di langit, merasakan tarikan di hatimu
Tidak tahu mengapa tetapi kamu hanya tahu)
Someone is up there lookin’ out for you
Well you know just what I mean when I say Grace
That’s how I learned to pray
That’s how I learned to pray
(Seseorang di atas sana mencarimu
Nah, kamu tahu persis apa yang aku maksud ketika aku mengatakan grace
Begitulah caraku belajar berdoa
Begitulah caraku belajar berdoa)
