Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu I Went to the Store One Day - Father John Misty

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penonton konser musik. Foto: Angela Weiss / AFP.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penonton konser musik. Foto: Angela Weiss / AFP.

I Went to the Store One Day merupakan lagu yang dipopulerkan oleh Father John Misty. Lagu berdurasi 4 menit 25 detik ini merupakan lagu ke-11 dalam album bertajuk “I Love You, Honeybear” yang dirilis pada 2 Februari 2015. Album ini memuat 11 trek lagu, di antaranya True Affection, Holy Shit, dan The Ideal Husband. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “I Went to the Store One Day” yang dibawakan Father John Misty.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu I Went to the Store One Day – Father John Misty

We met in a parking lot

I was buying coffee and cigarettes

Firewood and bad wine long since gone

But I’m still drunk and hot

(Kita bertemu di tempat parkir

Aku sedang membeli kopi dan rokok

Kayu bakar dan anggur yang buruk sudah lama hilang

Tapi aku masih mabuk dan panas)

 

Wide awake and breathing hard

Now, in just one year’s time

I’ve become jealous, rail-thin, prone to paranoia when I’m stoned

If this isn’t true love, someone oughta put me in a home

(Terjaga dan terengah-engah

Sekarang, hanya dalam waktu satu tahun

Aku menjadi cemburu, kurus, rentan terhadap paranoia ketika aku dirajam

Jika ini bukan cinta sejati, seseorang harus menempatkanku di rumah)

 

Say, do you wanna get married?

And put an end to our endless progressive tendency to scorn

Provincial concepts like your dowry and your Daddy’s farm

For love to find us of all people

(Ngomong-ngomong, apakah kamu ingin menikah?

Dan akhiri kecenderungan progresif kita yang tak ada habisnya untuk mencemooh

Konsep provinsi seperti mas kawin dan pertanian ayahmu

Untuk cinta menemukan kita dari semua orang)

 

I never thought it’d be so simple

Let’s buy a plantation house

And let the yard grow wild until we don’t need the signs that say, “Keep out”

I’ve got some money left and it’s cheaper in the South

(Aku tidak pernah berpikir itu akan sangat sederhana

Ayo beli rumah perkebunan

Dan biarkan halaman tumbuh liar sampai kita tidak membutuhkan tanda-tanda yang mengatakan, “Jauhkan”

Aku punya sisa uang dan lebih murah di Selatan)

 

I need someone I can trust

To protect me from our seven daughters when my body says “enough”

Don’t let me die in a hospital

I’ll save the big one for the last time we make love

(Aku butuh seseorang yang bisa aku percaya

Untuk melindungiku dari tujuh putri kita saat tubuhku berkata “cukup”

Jangan biarkan aku mati di rumah sakit

Aku akan menyimpan yang besar untuk terakhir kalinya kita bercinta)

 

Insert here:

A sentiment re: our golden years

All cause I went to the store one day

“I’ve seen you around, what’s your name?”

(Sisipkan di sini:

Sebuah sentimen re: tahun emas kita

Semua karena aku pergi ke toko suatu hari

“Aku pernah melihatmu berkeliling, siapa namamu?”)