Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Making Plans - Above & Beyond

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi keluarga bernyanyi di rumah. Foto: feeling lucky/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi keluarga bernyanyi di rumah. Foto: feeling lucky/Shutterstock.

Making Plans merupakan lagu yang dipopulerkan oleh grup musik asal Britania Raya, Above & Beyond. Lagu berdurasi 4 menit 22 detik ini merupakan lagu ke-12 dalam album bertajuk “Acoustic” yang dirilis pada 28 Januari 2014. Album ini memuat 12 trek lagu, di antaranya Sirens of the Sea, Thing Called Love, dan Satellite / Stealing Time. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Making Plans” yang dibawakan Above & Beyond.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu Making Plans – Above & Beyond

Time held its breath

Waktu menahan nafas

A motionless spell of rapture

Mantra pengangkatan yang tidak bergerak

Across the room

Di seberang ruangan

A memory had been captured

Sebuah memori telah ditangkap

And through the years

Dan selama bertahun-tahun

Though distance lay between us

Meski jarak terbentang di antara kita

I carried your torch

Aku membawa obormu

To illuminate the darkness

Untuk menerangi kegelapan

And I still lose myself

Dan aku masih kehilangan diriku sendiri

In that orange glowing moment

Di saat bersinar oranye itu

When your upturned face

Saat wajahmu menengadah

Seemed to answer all my questions

Sepertinya menjawab semua pertanyaanku

But when I asked myself

Tapi ketika aku bertanya pada diriku sendiri

As I do from time to time now

Seperti yang aku lakukan dari waktu ke waktu sekarang

Where it all went wrong

Di mana semuanya salah?

Is there really any point in making plans?

Apakah benar-benar ada gunanya membuat rencana?

In making plans?

Dalam membuat rencana?

So I made my vows

Jadi aku membuat sumpahku

In the last low hours of morning

Di jam-jam terakhir di pagi hari

As I lay you down

Saat aku membaringkanmu

I heard you whispering a warning

Aku mendengar kamu membisikkan peringatan

But then we lost ourselves

Tapi kemudian kita kehilangan diri kita sendiri

In that orange glowing moment

Di saat bersinar oranye itu

And your upturned face

Dan wajahmu yang terbalik

Seemed to answer all my questions

Sepertinya menjawab semua pertanyaanku

But when I asked myself

Tapi ketika aku bertanya pada diriku sendiri

As I do from time to time now

Seperti yang aku lakukan dari waktu ke waktu sekarang

Where it all went wrong

Di mana semuanya salah?

Is there really any point in making plans?

Apakah benar-benar ada gunanya membuat rencana?

In making plans?

Dalam membuat rencana?

And I still lose myself

Dan aku masih kehilangan diriku sendiri

I still lose myself

Aku masih kehilangan diriku sendiri

Making plans

Membuat rencana