Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Mourning Palace - Dimmu Borgir

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi konser musik. Foto: Suzanne Cordeio/AFP.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konser musik. Foto: Suzanne Cordeio/AFP.

Mourning Palace merupakan lagu yang dipopulerkan oleh grup musik asal Norwegia, Dimmu Borgir. Lagu berdurasi 5 menit 10 detik ini merupakan lagu pertama dalam album bertajuk “Enthrone Darkness Triumphant” yang dirilis pada 30 Mei 1997. Album ini memuat 11 trek lagu, di antaranya A Succubus In Rapture, In Death’s Embrace, dan Master Of Disharmony. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Mourning Palace” yang dibawakan Dimmu Borgir.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu Mourning Palace – Dimmu Borgir

Daylight has finally reached it’s end

As evenfall strikes into the sky

Far away in the dark glimpsing moonlight

Sickening souls cry out in pain

(Siang hari akhirnya mencapai ujungnya

Saat evenfall menyerang ke langit

Jauh di dalam gelap, melihat cahaya bulan

Jiwa-jiwa yang memuakkan berteriak kesakitan)

 

Whispering voices summoning screams

Waiting for Satan to bless their sins

Blackhearted angels fallen from grace

Possessed by the search for utter darkness

(Suara-suara berbisik memanggil teriakan

Menunggu Setan untuk memberkati dosa-dosa mereka

Malaikat berhati hitam jatuh dari kasih karunia

Dimiliki oleh pencarian kegelapan total)

 

Hear the cries from the Mourning Palace

Feel the gloom of restless spirits

Hear the screams from the Mourning Palace

Feel the doom of haunting chants

(Dengarkan tangisan dari Istana Berkabung

Rasakan kesuraman jiwa yang gelisah

Dengarkan jeritan dari Istana Berkabung

Rasakan malapetaka nyanyian yang menghantui)

 

Eternal is their lives in misery

Eternal is their lives in grief

Abandoned in a void of nothingness

A chain of anger, a fetter of despair

(Kekal adalah hidup mereka dalam kesengsaraan

Abadi adalah hidup mereka dalam kesedihan

Ditinggalkan dalam kekosongan kehampaan

Rantai kemarahan, belenggu keputusasaan)

 

In this garden of depraved beings

This unsacred place of helpless ones

Satan blessed the creatures

Inswathed them in endless night

(Di taman makhluk bejat ini

Tempat suci orang-orang tak berdaya ini

Setan memberkati makhluk-makhluk itu

Meliputi mereka di malam tanpa akhir)

 

Whispering voices, summoning screams

Waiting for Satan to bless their sins

Blackhearted angels fallen from grace

Possessed by the search for utter darkness

(Suara-suara berbisik, memanggil teriakan

Menunggu Setan untuk memberkati dosa-dosa mereka

Malaikat berhati hitam jatuh dari kasih karunia

Dimiliki oleh pencarian kegelapan total)