Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Over and Over Again - The Used

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bermain gitar. Foto: Photo Smoothies/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bermain gitar. Foto: Photo Smoothies/Shutterstock.

Over and Over Again merupakan lagu yang dipopulerkan oleh grup musik asal Amerika Serikat, The Used. Lagu berdurasi 5 menit 14 detik ini merupakan lagu ke-12 dalam album bertajuk “The Canyon” yang dirilis pada 27 Oktober 2017. Album ini memuat 17 trek lagu, di antaranya Selfies In Aleppo, About You (No Songs Left to Sing), dan The Divine Absence (This Is Water). Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Over and Over Again” yang dibawakan The Used.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu Over and Over Again – The Used

Just baptized

Baru saja dibaptis

It called me, I should have known

Itu memanggil aku, aku seharusnya tahu

As the fever sweat through the dream

Saat demam berkeringat melalui mimpi

Told mamma that I couldn’t go

Memberitahu mama bahwa aku tidak bisa pergi

So I could stay home just to watch him dancing

Jadi aku bisa tinggal di rumah hanya untuk melihatnya menari

And you could not tell me then

Dan kamu tidak bisa memberi tahu aku saat itu

Like you could never, ever tell me now

Seperti kamu tidak pernah bisa, pernah memberi tahu aku sekarang

That this is not who I am

Bahwa ini bukan siapa aku

Plans were made while my back was turned

Rencana dibuat saat punggungku diputar

Said Baby, that is no way to live

Kata Baby, itu bukan cara untuk hidup

Showed me that carrot on a string but just a little too late

Tunjukkan padaku wortel itu dengan seutas tali tetapi sedikit terlambat

The bite from the taste and the smell of the sick somehow reminds me to be myself

Gigitan dari rasa dan bau orang sakit entah bagaimana mengingatkanku untuk menjadi diriku sendiri

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi

“Wanna be starting something” taught me to sing

“Ingin memulai sesuatu” mengajariku bernyanyi

Or maybe kiss, kiss Molly’s lips

Atau mungkin cium, cium bibir Molly

On a plain he will always live

Di dataran dia akan selalu hidup

And in a round he will always be dancing

Dan dalam satu putaran dia akan selalu menari

Imagine where I’d be now

Bayangkan di mana aku sekarang

On these four legs I stand proud

Di empat kaki ini aku berdiri dengan bangga

It’s the only way I know how to give

Ini satu-satunya caraku tahu bagaimana memberi

Plans were made while my back was turned

Rencana dibuat saat punggungku diputar

Said Baby, that is no way to live

Kata Baby, itu bukan cara untuk hidup

Showed me that carrot on a string but just a little too late

Tunjukkan padaku wortel itu dengan seutas tali tetapi sedikit terlambat

The bite from the taste and the smell of the sick somehow reminds me to be myself

Gigitan dari rasa dan bau orang sakit entah bagaimana mengingatkanku untuk menjadi diriku sendiri

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi

Plans were made while my back was turned

Rencana dibuat saat punggungku diputar

Said Baby, that is no way to live

Kata Baby, itu bukan cara untuk hidup

Showed me that carrot on a string but just a little too late

Tunjukkan padaku wortel itu dengan seutas tali tetapi sedikit terlambat

The bite from the taste and the smell of the sick somehow reminds me to be myself

Gigitan dari rasa dan bau orang sakit entah bagaimana mengingatkanku untuk menjadi diriku sendiri

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi

Over and over again

Lagi dan lagi