Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Poet - Bastille

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang wanita mengajari putranya bermain piano. Foto: zhukovvvlad/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita mengajari putranya bermain piano. Foto: zhukovvvlad/Shutterstock.

Poet merupakan lagu yang dipopulerkan oleh grup musik asal Britania Raya, Bastille. Lagu berdurasi 2 menit 45 detik ini merupakan lagu pertama dalam album bertajuk “All This Bad Blood” yang dirilis pada tahun 2013. Album ini memuat 25 trek lagu, di antaranya Pompeii, Flaws, dan Things We Lost In The Fire. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Poet” yang dibawakan Bastille.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu Poet – Bastille

Obsession, it takes control

Obsession, it eats me whole

I can’t say the words out loud

So in rhyme I wrote you down

(Obsesi, butuh kendali

Obsesi, itu memakanku utuh

Aku tidak bisa mengucapkan kata-kata dengan keras

Jadi dalam sajakku menuliskan kamu)

 

Now you live through the ages

I can feel your pulse in the pages

I have written you down now

You will live forever

(Sekarangmu hidup selama berabad-abad

Aku bisa merasakan denyut nadi kamu di halaman

Aku telah menulis kamu sekarang

Kamu akan hidup selamanya)

 

And all the world will read you

You will live forever

In eyes not yet created

On tongues that are not born

(Dan seluruh dunia akan membacamu

Kamu akan hidup selamanya

Di mata belum tercipta

Di lidah yang tidak dilahirkan)

 

I have written you down now

You will live forever

Your body lies upon the sheets

Of paper, and words so sweet

(Aku telah menulis kamu sekarang

Kamu akan hidup selamanya

Tubuhmu terbaring di atas seprai

Dari kertas, dan kata-kata yang begitu manis)

 

I can’t say the words

So I wrote you into my verse

Now you live through the ages

I can feel your pulse in the pages

(Aku tidak bisa mengucapkan kata-kata

Jadi aku menulis kamu ke dalam ayatku

Sekarangmu hidup selama berabad-abad

Aku bisa merasakan denyut nadi kamu di halaman)

 

I have written you down now

You will live forever

And all the world will read you

You will live forever

(Aku telah menulis kamu sekarang

Kamu akan hidup selamanya

Dan seluruh dunia akan membacamu

Kamu akan hidup selamanya)

 

In eyes not yet created

On tongues that are not born

I have written you down now

You will live forever

(Di mata belum tercipta

Di lidah yang tidak dilahirkan

Aku telah menulis kamu sekarang

Kamu akan hidup selamanya)

 

I have read her with these eyes

I have read her with these eyes

I have held her in these hands…

I have written you down now

(Aku telah membacanya dengan mata ini

Aku telah membacanya dengan mata ini

Aku telah memegangnya di tangan ini…

Aku telah menulis kamu sekarang)

 

You will live forever

The virtue’s in the verse and

You will live forever

I have written you down now

(Kamu akan hidup selamanya

Keutamaannya ada pada ayat dan

Kamu akan hidup selamanya

Aku telah menulis kamu sekarang)

 

You will live forever

And all the world will read you

You will live forever

In eyes not yet created

(Kamu akan hidup selamanya

Dan seluruh dunia akan membacamu

Kamu akan hidup selamanya

Di mata belum tercipta)

 

On tongues that are not born

I have written you down now

You will live forever

You will live forever…

(Di lidah yang tidak dilahirkan

Aku telah menulis kamu sekarang

Kamu akan hidup selamanya

Kamu akan hidup selamanya…)