Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Predictable - Jesse Ruben

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ibu rumah tangga dan anak perempuan bernyanyi. Foto: PR Image Factory/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ibu rumah tangga dan anak perempuan bernyanyi. Foto: PR Image Factory/Shutterstock.

Predictable merupakan lagu yang dipopulerkan oleh Jesse Ruben. Lagu berdurasi 3 menit 53 detik ini merupakan lagu ketujuh dalam album bertajuk “Aiming For Honesty” yang dirilis pada tahun 2008. Album ini memuat 11 trek lagu, di antaranya Advice, Standing Strong, dan Aiming For Honesty. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Predictable” yang dibawakan Jesse Ruben.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu Predictable – Jesse Ruben

These are the thoughts that I wrote

Ini adalah pemikiran yang aku tulis

In the book that I took from your drawer

Dalam buku yang aku ambil dari lacimu

The syllables are strained and hard to explain

Suku kata tegang dan sulit dijelaskan

But I promise my intentions are pure

Tapi aku berjanji niatku murni

And its raining outside which is fine cause I remember

Dan di luar hujan yang bagus karena aku ingat

We’d huddle just to keep each other warm

Kita akan meringkuk hanya untuk saling menghangatkan

And I know it wasn’t me but its all that I see

Dan aku tahu itu bukan aku, tetapi hanya itu yang aku lihat

But the meaning might be hard to absorb

Tapi artinya mungkin sulit untuk diserap

Yea the meaning might be hard to absorb

Ya artinya mungkin sulit untuk diserap

Why, I knew you would

Mengapa, aku tahu kamu akan melakukannya

I said “why, why, the words don’t come to me like they should”

Aku berkata “mengapa, mengapa, kata-kata itu tidak datang kepada aku seperti seharusnya “

These city streets breathe and I wish I could leave

Jalan-jalan kota ini bernapas dan aku berharap aku bisa pergi

But they’re beggin for the right to be heard

Tapi mereka meminta hak untuk didengar

And I try to scream, “yea this is all a dream

Dan aku mencoba berteriak, “ya ini semua mimpi

And this situation seems so absurd”

Dan situasi ini tampaknya sangat tidak masuk akal “

“This doesn’t seem to fit”, I say as I sit

“ini sepertinya tidak cocok “, kataku sambil duduk

With my head in my hands on the curb

Dengan kepalaku di tanganku di tepi jalan

And this doesn’t make sense, which makes no difference

Dan ini tidak masuk akal, yang tidak ada bedanya

Because I never get what I should deserve

Karena aku tidak pernah mendapatkan apa yang seharusnya aku dapatkan

No I never get what I should deserve

Tidak, aku tidak pernah mendapatkan apa yang seharusnya aku dapatkan

Why, I knew you would

Mengapa, aku tahu kamu akan melakukannya

I said “Why, why, the words don’t come to me like they should”

Aku berkata “mengapa, mengapa, kata-kata itu tidak datang kepada aku seperti seharusnya “

Cause I am predictable, closed-minded

Karena aku mudah ditebak, berpikiran tertutup

You were my sanity now I can’t find it

Kamu adalah kewarasanku sekarang aku tidak dapat menemukannya

I am predictable

Aku mudah ditebak

Why, I knew you would

Mengapa, aku tahu kamu akan melakukannya

I said “Why, why, the words don’t come to me like they should”

Aku berkata “mengapa, mengapa, kata-kata itu tidak datang kepada aku seperti seharusnya “

These are the thoughts that I wrote

Ini adalah pemikiran yang aku tulis

In the book that I took from your drawer

Dalam buku yang aku ambil dari lacimu