Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Pretty Pimpin - Kurt Vile

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bermain gitar. Foto: A Traves del Prisma/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bermain gitar. Foto: A Traves del Prisma/Shutterstock.

Pretty Pimpin merupakan lagu yang dipopulerkan oleh Kurt Vile. Lagu berdurasi 4 menit 58 detik ini merupakan lagu pertama dalam album bertajuk “b’lieve i’m goin down…” yang dirilis pada 25 September 2015. Album ini memuat 12 trek lagu, di antaranya Life Like This, Dust Bunnies, dan Stand Inside. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Pretty Pimpin” yang dibawakan Kurt Vile.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu Pretty Pimpin – Kurt Vile

I woke up this morning

Aku bangun pagi ini

Didn’t recognize the man in the mirror

Tidak mengenali pria di cermin

Then I laughed and I said, “Oh silly me, that’s just me”

Lalu aku tertawa dan berkata, “Oh konyol aku, itu hanya aku”

Then I proceeded to brush some stranger’s teeth

Kemudian aku melanjutkan untuk menyikat gigi orang asing

But they were my teeth, and I was weightless

Tapi itu adalah gigiku, dan aku tidak berbobot

Just quivering like some leaf come in the window of a restroom

Hanya bergetar seperti daun yang masuk ke jendela kamar kecil

I couldn’t tell you what the hell it was supposed to mean

Aku tidak bisa memberi tahu kamu apa artinya itu

But it was a Monday, no, a Tuesday

Tapi itu hari Senin, bukan, hari Selasa

No, a Wednesday, Thursday, Friday

Tidak, Rabu, Kitas, Jumat

Then Saturday came around, and I said

Kemudian hari Sabtu datang, dan aku berkata

“Who’s this stupid clown blocking the bathroom sink?”

“Siapa badut bodoh yang menghalangi wastafel kamar mandi?”

All he ever wanted

Semua yang dia inginkan

Was to be someone in life that was just like

Adalah menjadi seseorang dalam hidup yang seperti

All I want is to just have fun

Yang aku inginkan hanyalah bersenang-senang

Live my life like a son of a gun

Jalani hidupku seperti anak pistol

I could be one thousand miles away

Aku bisa berada seribu mil jauhnya

But still mean what I say

Tapi tetap berarti apa yang aku katakan

Then I woke up one morning

Lalu aku bangun di suatu pagi

Didn’t recognize the man in the mirror

Tidak mengenali pria di cermin

Then I laughed and I said, “Oh silly me, that’s just me”

Lalu aku tertawa dan berkata, “Oh konyol aku, itu hanya aku”

Then I proceeded to not comb some stranger’s hair

Kemudian aku melanjutkan untuk tidak menyisir rambut orang asing

Never was my style

Tidak pernah menjadi gayaku

But I couldn’t tell you what the hell it was supposed to mean

Tapi aku tidak bisa memberi tahu kamu apa artinya itu

’Cause it was a Monday, no, a Tuesday

Karena itu hari Senin, bukan, hari Selasa

No, a Wednesday, Thursday, Friday

Tidak, Rabu, Kitas, Jumat

Then Saturday came around, and I said

Kemudian hari Sabtu datang, dan aku berkata

“Who’s this stupid clown blocking the bathroom sink?”

“Siapa badut bodoh yang menghalangi wastafel kamar mandi?”

But he was sporting all my clothes

Tapi dia memakai semua pakaianku

I gotta say, pretty pimpin’

Aku harus mengatakan, cukup pimpin ‘

All he ever wanted was to be a man

Yang dia inginkan hanyalah menjadi seorang pria

But he was always

Tapi dia selalu

A little too cute to be admitted under “marbles lost”

Sedikit terlalu manis untuk diterima di bawah “kelereng hilang”

He was always a thousand miles away

Dia selalu seribu mil jauhnya

While still standing in front of your face

Saat masih berdiri di depan wajahmu

Then he woke up this morning

Lalu dia bangun pagi ini

Didn’t recognize the boy in the mirror

Tidak mengenali anak laki-laki di cermin

Then laughed and said, “Oh silly me, that’s just me”

Lalu tertawa dan berkata, “Oh konyol aku, itu hanya aku”

Then I proceeded to brush some stranger’s teeth

Kemudian aku melanjutkan untuk menyikat gigi orang asing

But they were my teeth, and I was weightless

Tapi itu adalah gigiku, dan aku tidak berbobot

Just quivering like some leaf come in the window of a restroom

Hanya bergetar seperti daun yang masuk ke jendela kamar kecil

And I couldn’t tell you what the hell it was supposed to mean

Dan aku tidak bisa memberi tahu kamu apa artinya itu

’Cause it was a Monday, no, a Tuesday

Karena itu hari Senin, bukan, hari Selasa

No, a Wednesday, Thursday, Friday

Tidak, Rabu, Kitas, Jumat

Then Saturday came around, and I said

Kemudian hari Sabtu datang, dan aku berkata

“Who’s this stupid clown blocking the bathroom sink?”

“Siapa badut bodoh yang menghalangi wastafel kamar mandi?”

But he was sporting all my clothes

Tapi dia memakai semua pakaianku

I gotta say, pretty pimpin’

Aku harus mengatakan, cukup pimpin ‘

I woke up this morning

Aku bangun pagi ini

Didn’t recognize the boy in the mirror

Tidak mengenali anak laki-laki di cermin

I woke up this morning

Aku bangun pagi ini

Didn’t recognize the boy in the mirror

Tidak mengenali anak laki-laki di cermin

I woke up this morning

Aku bangun pagi ini

Didn’t recognize the boy in the mirror

Tidak mengenali anak laki-laki di cermin

I woke up this morning

Aku bangun pagi ini

Didn’t recognize the boy in the mirror

Tidak mengenali anak laki-laki di cermin

I woke up this morning

Aku bangun pagi ini

Didn’t recognize the boy in the mirror

Tidak mengenali anak laki-laki di cermin

I woke up this morning

Aku bangun pagi ini

Didn’t recognize the boy in the mirror

Tidak mengenali anak laki-laki di cermin