Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Prisoners - Our Last Night

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang wanita mengenakan Headphone dengan bermain gitar di studio. Foto: Thinnapob Proongsak/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita mengenakan Headphone dengan bermain gitar di studio. Foto: Thinnapob Proongsak/Shutterstock.

Prisoners merupakan lagu yang dipopulerkan oleh Our Last Night. Lagu berdurasi 3 menit 59 detik ini merupakan lagu pertama dalam album bertajuk “Younger Dreams” yang dirilis pada 15 Juni 2015. Album ini memuat 11 trek lagu, di antaranya Forgotten Souls, A World Divided, dan Road To The Throne. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Prisoners” yang dibawakan Our Last Night.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu Prisoners – Our Last Night

We wake up in a bed of silk

Kita bangun di tempat tidur sutra

Then stare up at the ceiling as high as the sky

Lalu menatap langit-langit setinggi langit

Like it’s our way to fly

Seperti itu cara kita untuk terbang

We’re chasing a reason to exist

Kita mengejar alasan untuk eksis

But can’t seem to escape the loneliness

Tapi sepertinya tidak bisa lepas dari kesepian

Running in circles around happiness

Berlari berputar-putar di sekitar kebahagiaan

With houses made of gold, defined by what we own

Dengan rumah yang terbuat dari emas, ditentukan oleh apa yang kita miliki

We follow what we’re told, fit right into the mold

Kita mengikuti apa yang diperintahkan, cocok dengan cetakannya

Is this what we need to breathe?

Apakah ini yang kita butuhkan untuk bernapas?

Or are we just feeding our disease?

Atau apakah kita hanya memberi makan penyakit kita?

We’ve lost sight of what we can’t touch

Kita telah kehilangan pandangan tentang apa yang tidak dapat kita sentuh

We’ve lost it all if we can’t remember how to love

Kita telah kehilangan semuanya jika kita tidak dapat mengingat bagaimana cara mencintai

A full plate with an empty heart

Sepiring penuh dengan hati yang kosong

We feast on greed until we starve

Kita berpesta dengan keserakahan sampai kita kelaparan

We wonder why we feel empty inside

Kita bertanya-tanya mengapa kita merasa kosong di dalam

Why there’s a hunger that we can’t satisfy

Mengapa ada rasa lapar yang tidak bisa kita puaskan

A lonely world with a bad design

Dunia yang sepi dengan desain yang buruk

We waste our time on an endless climb

Kita membuang waktu kita untuk pendakian tanpa akhir

With houses made of gold, defined by what we own

Dengan rumah yang terbuat dari emas, ditentukan oleh apa yang kita miliki

We follow what we’re told, fit right into the mold

Kita mengikuti apa yang diperintahkan, cocok dengan cetakannya

Is this what we need to breathe?

Apakah ini yang kita butuhkan untuk bernapas?

Or are we just feeding our disease?

Atau apakah kita hanya memberi makan penyakit kita?

Prisoners of a hopeless war

Tahanan perang tanpa harapan

Fighting with a double edged sword

Bertarung dengan pedang bermata dua

We could be free

Kita bisa bebas

If we stop feeding our disease

Jika kita berhenti memberi makan penyakit kita

We stand on top of the world, but still feel so alone

Kita berdiri di puncak dunia, tapi masih merasa sendirian

We stand on top of the world

Kita berdiri di puncak dunia

With no one to hold, we stand at the top of the world alone

Tanpa ada yang memegang, kita berdiri di puncak dunia sendirian

With houses made of gold, defined by what we own

Dengan rumah yang terbuat dari emas, ditentukan oleh apa yang kita miliki

We follow what we’re told, fit right into the mold

Kita mengikuti apa yang diperintahkan, cocok dengan cetakannya

Is this what we need to breathe?

Apakah ini yang kita butuhkan untuk bernapas?

Or are we just feeding our disease?

Atau apakah kita hanya memberi makan penyakit kita?

Prisoners of a hopeless war

Tahanan perang tanpa harapan

Fighting with a double edged sword

Bertarung dengan pedang bermata dua

We could be free

Kita bisa bebas

If we stop feeding our disease

Jika kita berhenti memberi makan penyakit kita