Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Promises - Thrice

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang wanita mengajari putrinya bermain gitar. Foto: Nitikan T/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita mengajari putrinya bermain gitar. Foto: Nitikan T/Shutterstock.

Promises merupakan lagu yang dipopulerkan oleh grup musik asal Amerika Serikat, Thrice. Lagu berdurasi 4 menit 9 detik ini merupakan lagu kedua dalam album bertajuk “Major / Minor” yang dirilis pada 20 September 2011. Album ini memuat 13 trek lagu, di antaranya Yellow Belly, Blur, dan Listen Through Me. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Promises” yang dibawakan Thrice.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu Promises – Thrice

Oh, we promise pretty things

We pledge with diamond rings

We profess undying love

But does that word hold any weight

(Oh, kita menjanjikan hal-hal yang indah

Kita berjanji dengan cincin berlian

Kita mengaku cinta abadi

Tapi apakah kata itu memiliki bobot?)

 

When we reserve the right to break

Any vow that draws our blood?

Our word is so faint and feeble

Broken by the slightest breeze or breath

(Ketika kita berhak untuk istirahat

Setiap sumpah yang menarik darah kita?

Kata-kata kita sangat lemah dan lemah

Rusak oleh angin atau napas sedikit pun)

 

Our hearts are so deceitful

Sick and filled with lies that lead to death

We are cowards and thieves

Will we never turn to grieve the damage done?

(Hati kita sangat penipu

Sakit dan penuh dengan kebohongan yang berujung pada kematian

Kita pengecut dan pencuri

Apakah kita tidak akan pernah berbalik untuk berduka atas kerusakan yang terjadi?)

 

Never see, never quake with rage at what we have become?

What we have become

Yeah we get down on one knee

Oh we play at chivalry

(Tidak pernah melihat, tidak pernah gemetar karena marah pada apa yang kita telah menjadi?

Kita telah menjadi apa

Ya kita berlutut

Oh kita bermain di ksatria)

 

But we do not count the cost

We say, “On me you can depend,”

And “I will be there ‘till the end,”

But we will not bear the cross

(Tapi kita tidak menghitung biayanya

Kita berkata, “Pada aku kamu bisa bergantung,”

Dan “Aku akan berada di sana ‘sampai akhir,”

Tapi kita tidak akan memikul salib)

 

Our word is so faint and feeble

Broken by the slightest breeze or breath

Our hearts are so deceitful

Sick and filled with lies that lead to death

(Kata-kata kita sangat lemah dan lemah

Rusak oleh angin sepoi-sepoi atau nafas

Hati kita sangat penipu

Sakit dan penuh dengan kebohongan yang berujung pada kematian)

 

We are cowards and thieves

Will we never turn to grieve the damage done?

Never see, never quake with rage at what we have become?

What we have become

(Kita pengecut dan pencuri

Apakah kita tidak akan pernah berbalik untuk berduka atas kerusakan yang terjadi?

Tidak pernah melihat, tidak pernah gemetar karena marah pada apa yang kita telah menjadi?

Kita telah menjadi apa)