Lirik dan Terjemahan Lagu Skyline - ERRA

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.
Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Skyline merupakan lagu yang dipopulerkan oleh ERRA. Lagu berdurasi 4 menit 43 detik ini merupakan lagu ketiga dalam album bertajuk “Drift” yang dirilis pada 8 April 2016. Album ini memuat 10 trek lagu, di antaranya Safehaven, Hourglass, dan The Hypnotist. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik lagu “Skyline” yang dibawakan ERRA.
Lirik Lagu Skyline – ERRA
Cityscape skeletons taking shape and growing skin
Layer and layer is peeled away
Exhausted from the repetition of always needing to rebuild
Worn down faces in colorful barren places
City lights and skylines
Guiding home our wandering minds
Tucking us into tortoise shells
Suppressing the outside sounds of relentless consciousness
Where is contemplative terrain
That sleeps with the setting sun?
This nocturnal apathy binging on shadow and smoke
It’s endlessly coming undone
When the ground falls out, who will take my hand?
When things fall apart who will take my hand?
I’d never thought that I could withstand
Falling short when I’m a broken man
You never knew how much I meant it in love
Every night I’m beside you weeks away when you’re sleeping alone
Did you ever know how much I meant it?
Millions of tiny pieces looking in on themselves
Reflected in the water, unaware of each other
Every piece could find its place back in the puzzle
What was one is shattered into many and longs to be whole again
But nothing ever fits quite the same in the end
I’d never thought that I could withstand
Falling short when I’m a broken man
You never knew how much I meant it in love
I’d never thought that I could withstand
Falling short when I’m a broken man
Every night I’m beside you weeks away when you’re sleeping alone
Did you ever know how much I meant it?
When the ground falls out, who will take my hand?
When things fall apart, who will take my hand?
Terjemahan Lirik Lagu Skyline dari ERRA
Kerangka pemandangan kota mulai terbentuk dan kulitnya tumbuh
Lapisan dan lapisan terkelupas
Lelah dari pengulangan selalu perlu membangun kembali
Wajah-wajah lelah di tempat-tempat tandus yang penuh warna
Lampu kota dan cakrawala
Membimbing pulang pikiran kita yang mengembara
Menyelipkan kita ke dalam kulit kura-kura
Menekan suara luar kesadaran tanpa henti
Di mana medan kontemplatif
Itu tidur dengan matahari terbenam?
Apatisme nokturnal ini bergantung pada bayangan dan asap
Itu tanpa henti datang dibatalkan
Ketika tanah jatuh, siapa yang akan memegang tanganku?
Ketika semuanya berantakan, siapa yang akan mengambil tanganku?
Aku tidak pernah berpikir bahwa aku bisa bertahan
Gagal ketika aku seorang pria yang rusak
Kamu tidak pernah tahu betapa aku sangat berarti dalam cinta
Setiap malam aku di sampingmu berminggu-minggu lagi saat kamu tidur sendirian
Apakah kamu pernah tahu betapa aku berarti itu?
Jutaan kepingan kecil melihat ke dalam diri mereka sendiri
Tercermin di air, tidak menyadari satu sama lain
Setiap bagian dapat menemukan tempatnya kembali di teka-teki
Yang tadinya satu hancur menjadi banyak dan rindu untuk utuh kembali
Tapi pada akhirnya tidak ada yang cocok sama persis
Aku tidak pernah berpikir bahwa aku bisa bertahan
Gagal ketika aku seorang pria yang rusak
Kamu tidak pernah tahu betapa aku sangat berarti dalam cinta
Aku tidak pernah berpikir bahwa aku bisa bertahan
Gagal ketika aku seorang pria yang rusak
Setiap malam aku di sampingmu berminggu-minggu lagi saat kamu tidur sendirian
Apakah kamu pernah tahu betapa aku berarti itu?
Ketika tanah jatuh, siapa yang akan memegang tanganku?
Ketika segalanya berantakan, siapa yang akan mengambil tanganku?
