Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu The Park - Feist

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gadis remaja memainkan musik untuk audiens online. Foto: Tirachard Kumtanom/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Gadis remaja memainkan musik untuk audiens online. Foto: Tirachard Kumtanom/Shutterstock.

The Park merupakan lagu yang dipopulerkan oleh penyanyi perempuan asal Kanada, Feist. Lagu berdurasi 4 menit 33 detik ini merupakan lagu keempat dalam album bertajuk “The Reminder” yang dirilis pada tahun 2007. Album ini memuat 13 trek lagu, di antaranya How My Heart Behaves, Brandy Alexander, dan I Feel It All. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik lagu “The Park” yang dibawakan Feist.

 

Lirik Lagu The Park – Feist

Why would he come

Back through the park

You thought that you saw him

But no you did not

It’s not him who’d come across

The sea to surprise you

Not him who would know

Where in London to find you

With sadness so real

That it populates

The city and leaves

You homeless again

Steam from the cup

And snow on the path

The seasons have changed

From the present to past

The past

The past

Turns whole to half

The past

Why would he come

Back through the park

You thought that you saw him

But no you did not

Who can be sure

Of anything through

The distance that keeps you

From knowing the truth

Why would you think

Your boy could become

The man who could make you

Sure he was the one

The one

My one

My one

 

Terjemahan Lirik Lagu The Park dari Feist

Kenapa dia datang?

Kembali melalui taman

Kamu berpikir bahwa kamu melihatnya

Tapi tidak, kamu tidak melakukannya

Bukan dia yang menemukan

Laut untuk mengejutkanmu

Bukan dia yang tahu

Di mana di London untuk menemukan kamu?

Dengan kesedihan yang begitu nyata

Itu terisi

Kota dan daun

Kamu tunawisma lagi

Uap dari cangkir

Dan salju di jalan

Musim telah berganti

Dari sekarang ke masa lalu

Masa lalu

Masa lalu

Ternyata utuh menjadi setengah

Masa lalu

Kenapa dia datang?

Kembali melalui taman

Kamu berpikir bahwa kamu melihatnya

Tapi tidak, kamu tidak melakukannya

Siapa yang bisa yakin?

Dari apa pun melalui

Jarak yang menahanmu

Dari mengetahui kebenaran

Mengapa kamu berpikir?

Anak laki-lakimu bisa menjadi

Pria yang bisa membuatmu

Tentu dia orangnya

Yang satu

Milikku

Milikku