Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu Think About It - Flight of the Conchords

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi keluarga bernyanyi di rumah. Foto: feeling lucky/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi keluarga bernyanyi di rumah. Foto: feeling lucky/Shutterstock.

Think About It merupakan lagu yang dipopulerkan oleh Flight of the Conchords. Lagu berdurasi 3 menit 14 detik ini merupakan lagu keempat dalam album bertajuk “Flight Of The Conchords (Standard DMD)” yang dirilis pada 18 April 2008. Album ini memuat 15 trek lagu, di antaranya Hiphopopotamus vs. Rhymenoceros [feat. Rhymenoceros and the Hiphopopotamus], Foux du Fafa, dan The Prince of Parties. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “Think About It” yang dibawakan Flight of the Conchords.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu Think About It – Flight of the Conchords

There’s children on the street using guns and knives

Ada anak-anak di jalan yang menggunakan senjata dan pisau

They’re taking drugs and each other’s lives

Mereka menggunakan narkoba dan nyawa satu sama lain

Killing each other with knives and forks

Saling membunuh dengan pisau dan garpu

And calling each other names like ‘dork’

Dan saling memanggil nama seperti ‘dork’

There’s people on the street getting diseases from monkeys

Ada orang di jalan yang terkena penyakit dari monyet

Yeah, that’s what I said – they’re getting diseases from monkeys

Ya, itulah yang aku katakan – mereka mendapatkan penyakit dari monyet

Now there’s junkies with monkey disease

Sekarang ada pecandu dengan penyakit monyet

Who’s touching these monkeys, please

Siapa yang menyentuh monyet-monyet ini, tolong

Leave these poor sick monkeys alone

Tinggalkan monyet-monyet sakit yang malang ini sendirian

They’ve got problems enough as it is

Mereka sudah cukup punya masalah apa adanya

Man’s lying on the street

Pria tergeletak di jalan

Some punk’s chopped off his head

Beberapa punk dipenggal kepalanya

I’m the only one who stops

Aku satu-satunya yang berhenti

To see if he’s dead

Untuk melihat apakah dia sudah mati

Mmm, turns out he’s dead

Mmm, ternyata dia sudah mati

And that’s why I’m singing

Dan itulah mengapa aku bernyanyi

What…what is wrong with the world today?

Apa…Apa yang salah dengan dunia saat ini?

What is wrong with the world today?

Apa yang salah dengan dunia saat ini?

(Jemaine mumbles)

(Jemaine bergumam)

What…what is wrong with the world today?

Apa…Apa yang salah dengan dunia saat ini?

You gotta think about it

Kamu harus memikirkannya

Think think about it

Pikirkan pikirkan tentang itu

Good cops been framed and put into a can

Polisi yang baik telah dijebak dan dimasukkan ke dalam kaleng

All the money that we’re making is going to the man

Semua uang yang kita hasilkan akan diberikan kepada pria itu

(What man?

(Pria apa?

Which man?

Pria yang mana?

Who’s the man?

Siapa pria itu?

When’s a man a man?

Kapan seorang pria seorang pria?

What makes a man a man?

Apa yang membuat seorang pria menjadi seorang pria?

Am I a man?

Apakah aku seorang pria?

Yes, technically I am)

Ya, secara teknis aku)

They’re turning kids into slaves just to make cheaper sneakers

Mereka mengubah anak-anak menjadi budak hanya untuk membuat sepatu kets yang lebih murah

But what’s the real cost?

Tapi berapa biaya sebenarnya?

Cause the sneakers don’t seem that much cheaper

Karena sepatu kets sepertinya tidak jauh lebih murah

Why are we still paying so much for sneakers

Mengapa kita masih membayar begitu banyak untuk sepatu kets?

When you got them made by little slave kids

Ketika kamu membuatnya dibuat oleh anak-anak budak kecil

What are your overheads?

Berapa biaya overhead kamu?

Well, at the end of your life, you’re lucky if you die

Nah, di akhir hidup kamu, kamu beruntung jika kamu mati

Sometimes I wonder why we even try

Terkadang aku bertanya-tanya mengapa kita bahkan mencoba

I saw a man lying on the street half dead

Aku melihat seorang pria tergeletak di jalan setengah mati

With knives and forks sticking out of his leg

Dengan pisau dan garpu mencuat dari kakinya

And he said

Dan dia berkata

“Ow-ow-ow-ow-ow-ow-ow-ow

“Aduh-ow-ow-ow-ow-ow-ow-ow

Can somebody get that knife and fork out of my leg, please?

Bisakah seseorang mengeluarkan pisau dan garpu itu dari kakiku?

(Dapatkah seseorang melepaskan peralatan makan ini dari lututku?) “_ _

And then we break it down

Dan kemudian kita memecahnya

Yeah…ooh-ohh…This is the acapella jams

Yeah…Ooh-ohh…Ini selai acapella

Ooh-ooh-ooh-ooh-ooh-ooh-ooh…ooh-ooh-ooh-ooh…

Ooh-ooh-ooh-ooh-ooh-ooh-ooh…Ooh-ooh-ooh-ooh…

Yeah, yeah…

Ya, ya…

Yeah-yeah-yaah-aah-ahh-ahh-ahh

Ya-ya-yaah-aah-ahh-ahh-ahh

Whoah-whoah-oooooooo…

Whoah-whoah-oooooooo…

Breakin’ it down

Hancurkan

Break it down

Memecahnya

(Lots of whoahs and weird mouth sounds…)

(Banyak whoahs dan suara mulut yang aneh…)