Konten dari Pengguna

Lirik dan Terjemahan Lagu We Used To Wait - Arcade Fire

Musik dan Lirik

Musik dan Lirik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu terkini dan segudang serba-serbi perihal dunia musik.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Musik dan Lirik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gadis remaja memainkan musik untuk audiens online. Foto: Tirachard Kumtanom/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Gadis remaja memainkan musik untuk audiens online. Foto: Tirachard Kumtanom/Shutterstock.

We Used To Wait merupakan lagu yang dipopulerkan oleh grup musik asal Kanada, Arcade Fire. Lagu berdurasi 5 menit 1 detik ini merupakan lagu ke-13 dalam album bertajuk “The Suburbs” yang dirilis pada tahun 2010. Album ini memuat 16 trek lagu, di antaranya Ready To Start, Month Of May, dan Rococo. Penasaran seperti apa lagunya? Berikut lirik dan terjemahan lagu “We Used To Wait” yang dibawakan Arcade Fire.

 

Lirik dan Terjemahan Lagu We Used To Wait – Arcade Fire

I used to write

Aku pernah menulis

I used to write letters, I used to sign my name

Aku biasa menulis surat, aku biasa menandatangani namaku

I used to sleep at night

Aku biasa tidur di malam hari

Before the flashing lights settled deep in my brain

Sebelum lampu berkedip menetap jauh di dalam otakku

But by the time we met

Tapi saat kita bertemu

By the time we met, the times had already changed

Pada saat kita bertemu, waktu sudah berubah

So I never wrote a letter

Jadi aku tidak pernah menulis surat

I never took my true heart, I never wrote it down

Aku tidak pernah mengambil hatiku yang sebenarnya, aku tidak pernah menuliskannya

So when the lights cut out

Jadi saat lampu padam

I was lost, standing in the wilderness downtown

Aku tersesat, berdiri di hutan belantara di pusat kota

Now our lives are changing fast

Sekarang hidup kita berubah dengan cepat

Now our lives are changing fast

Sekarang hidup kita berubah dengan cepat

Hope that something pure can last

Semoga sesuatu yang murni bisa bertahan

Hope that something pure can last

Semoga sesuatu yang murni bisa bertahan

And it seems strange

Dan sepertinya aneh

How we used to wait for letters to arrive

Bagaimana kita dulu menunggu surat datang

But what’s stranger still

Tapi apa yang lebih aneh lagi?

Is how something so small can keep you alive

Adalah bagaimana sesuatu yang begitu kecil dapat membuatmu tetap hidup

We used to wait

Kita biasa menunggu

We used to waste hours just walking around

Kita biasa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk berjalan-jalan

We used to wait

Kita biasa menunggu

All those wasted lives in the wilderness downtown

Semua kehidupan yang terbuang di hutan belantara di pusat kota

Ooh, we used to wait

Ooh, kita biasa menunggu

Ooh, we used to wait

Ooh, kita biasa menunggu

Ooh, we used to wait

Ooh, kita biasa menunggu

Sometimes it never came (Ooh, we used to wait)

Terkadang itu tidak pernah datang (Ooh, kita biasa menunggu)

Sometimes it never came (Ooh, we used to wait)

Terkadang itu tidak pernah datang (Ooh, kita biasa menunggu)

Still moving through the pain (Ooh)

Masih bergerak melalui rasa sakit (Ooh)

I’m gonna write

Aku akan menulis

A letter to my true love, I’m gonna sign my name

Surat untuk cinta sejatiku, aku akan menandatangani namaku

Like a patient on a table

Seperti pasien di atas meja

I wanna walk again, gonna move through the pain

Aku ingin berjalan lagi, akan melewati rasa sakit

Now our lives are changing fast

Sekarang hidup kita berubah dengan cepat

Now our lives are changing fast

Sekarang hidup kita berubah dengan cepat

Hope that something pure can last

Semoga sesuatu yang murni bisa bertahan

Hope that something pure can last

Semoga sesuatu yang murni bisa bertahan

Ooh, we used to wait

Ooh, kita biasa menunggu

Ooh, we used to wait

Ooh, kita biasa menunggu

Ooh, we used to wait

Ooh, kita biasa menunggu

Sometimes it never came (Ooh, we used to wait)

Terkadang itu tidak pernah datang (Ooh, kita biasa menunggu)

Sometimes it never came (Ooh, we used to wait)

Terkadang itu tidak pernah datang (Ooh, kita biasa menunggu)

Still moving through the pain (Ooh)

Masih bergerak melalui rasa sakit (Ooh)

We used to wait

Kita dulu menunggu

We used to wait

Kita dulu menunggu

We used to wait

Kita biasa menunggu

We used to wait for it

Kita biasa menunggunya

We used to wait for it

Kita biasa menunggunya

And now we’re screaming sing the chorus again

Dan sekarang kita berteriak menyanyikan chorus lagi

We used to wait for it

Kita biasa menunggunya

We used to wait for it

Kita biasa menunggunya

Now we’re screaming sing the chorus again

Sekarang kita berteriak menyanyikan chorus lagi

I used to wait for it

Aku pernah menunggunya

I used to wait for it

Aku pernah menunggunya

Hear my voice screaming sing the chorus again

Dengarkan suaraku berteriak nyanyikan chorus lagi

Wait for it!

Menunggu untuk itu!

Wait for it!

Menunggu untuk itu!

Wait for it!

Menunggu untuk itu!