Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN Bekali Siswa MTs NU 24 Darul Ulum Patebon dengan Public Speaking

Sosialisasi mahasiswa KKN bersama siswa MTs NU 24 Darul Ulum Patebon
zoom-in-whitePerbesar
Sosialisasi mahasiswa KKN bersama siswa MTs NU 24 Darul Ulum Patebon

Kendal- Rasa gugup dan kurang percaya diri menjadi tantangan utama bagi siswa saat berbicara di depan umum. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 posko 184 UIN Walisongo Semarang menggelar sosialisasi public speaking di MTs NU 24 Darul Ulum, Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini merupakan program kerja unggulan yang bertujuan membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi siswa di depan umum. Selain membekali teknik berbicara, sosialisasi ini juga mengangkat pentingnya keterampilan public speaking sebagai bekal untuk menunjang prestasi dan aktivitas keseharian mereka, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Program pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa sekaligus membantu mereka mengatasi rasa gugup saat tampil di hadapan banyak orang.

Mahasiswa KKN berdiskusi dan berinteraksi dengan siswa dalam sesi tanya jawab.

Selama kegiatan, mahasiswa KKN menyampaikan materi tentang teknik berbicara di depan umum, cara mengatasi rasa gugup, serta pentingnya public speaking dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran dikemas dengan metode interaktif, ice breaking, dan sesi praktik langsung agar siswa lebih antusias dan terampil dalam menyampaikan pendapat. Kegiatan yang diikuti oleh 39 siswa ini berlangsung dengan penuh antusiasme.

Selain pemaparan materi, para peserta juga diberikan kesempatan untuk praktik berbicara secara langsung di hadapan teman-temannya. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda yang komunikatif, kritis, dan percaya diri.

Koordinator Program Kerja, Tsabita Rizqi Nabila, menyampaikan bahwa Program ini lahir dari kesadaran kami satu kelompok bahwa public speaking merupakan keterampilan penting yang seharusnya dimiliki setiap siswa. Namun, rendahnya kepercayaan diri sering kali menghambat mereka untuk berani mengungkapkan ide.

Oleh karena itu, kami merancang sosialisasi dengan metode interaktif yang memadukan teori dan praktik langsung, agar siswa terbiasa tampil di depan umum tanpa rasa canggung.

Harapan kami, program ini dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa MTs NU 24 Darul Ulum untuk lebih percaya diri, khususnya di tengah tantangan era modern. Kemampuan berkomunikasi yang baik akan menjadi bekal berharga untuk membuka banyak peluang di masa depan.”

Kepala MTs NU 24 Darul Ulum, Sahri Ramadhan, mengapresiasi penuh inisiatif mahasiswa KKN dalam memberikan pelatihan ini.

"Saya sangat mengapresiasi sekali ide-ide dari mahasiswa UIN Walisongo yang sudah memberikan pembekalan, ilmu, dan pengalaman bagi siswa-siswi kami. Ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka ke depannya," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini tepat sasaran karena diikuti oleh pengurus OSIS dan siswa kelas IX yang memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin bagi teman-temannya.

"Mereka adalah pemimpin yang mengatur teman-temannya sendiri, baik adik kelas maupun kakak kelas. Dengan pelatihan ini, semoga anak-anak lebih percaya diri dalam meningkatkan rasa baik kepada sesama teman dan pembina OSIS," tambahnya.

Salah satu siswa peserta, Lutfia Zulfa Arafah, siswa kelas IX, mengaku sangat antusias mengikuti sesi tersebut.

"Seru sekali, dan saya mendapat banyak pelajaran baru. Materi yang paling saya ingat adalah cara public speaking agar tidak grogi, karena memang materi yang dibawakan sangat bermanfaat. Setelah mengikuti sesi ini, saya ada dorongan untuk lebih percaya diri. Insyaallah, akan saya terapkan untuk mencoba hal-hal baru dan berani berbicara di depan umum," tuturnya dengan penuh semangat.

Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi siswa.