Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN STIT Buntet Ajak Siswa MA Manbaul Hikmah Gedongan Berfikir kritis

NASIKIN

NASIKIN

Mahasiswa sekolah tinggi ilmu tarbiyah STIT buntet pesantren cirebon. Santri pesantren al-ma'mun buntet pesantren cirebon

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari NASIKIN tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa KKN STIT Buntet Pesantren hadir di MA Manbaul Hikmah Cirebon untuk perkuat pembelajaran dengan pendekatan berpikir kritis.

potret diskusi dua arah anatara mahasiswa STIT Buntet Pesantren terhadap siswa kela XI IPS/IPA
zoom-in-whitePerbesar
potret diskusi dua arah anatara mahasiswa STIT Buntet Pesantren terhadap siswa kela XI IPS/IPA

Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Buntet Pesantren menggelar kegiatan sosialisasi di MA Manbaul Hikmah, Pondok Pesantren Gedongan, Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendorong para siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran sehari-hari.

Sosialisasi yang berlangsung pada pekan ketiga Agustus 2025 itu diikuti puluhan siswa. Para mahasiswa KKN memberikan materi tentang cara menelaah informasi, berdiskusi dengan argumentasi logis, serta mengaitkan pelajaran dengan kehidupan nyata.

Ketua kelompok KKN, Nasikin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun pola pikir aktif dan kritis di kalangan siswa.

“Kami ingin santri dan siswa di MA Manbaul Hikmah tidak hanya menerima pelajaran, tapi juga terbiasa bertanya, menganalisis, dan menemukan solusi,” kata Nasikin.

Waka Kurikulum MA Manbaul Hikmah, Aep Ahmad Arifin, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, pembiasaan berpikir kritis sejalan dengan visi sekolah dalam mencetak generasi santri yang cerdas dan berwawasan luas.

“Santri perlu dibekali keterampilan berpikir kritis agar siap menghadapi tantangan zaman. Kehadiran mahasiswa KKN membawa energi baru bagi siswa,” ujarnya.

potret perbincangan konseling individu antara mahasiswi dengan siswa kelas X

Sejumlah siswa mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Salah satunya, Ahmad Dzaki Fadillah, siswa kelas XI, mengatakan bahwa metode belajar yang disampaikan mahasiswa KKN membuatnya lebih berani menyampaikan pendapat di kelas.

“Biasanya saya hanya diam mendengarkan, tapi setelah ikut kegiatan ini saya jadi berani bertanya dan menyampaikan ide,” tutur Dzaki.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari rangkaian program KKN STIT Buntet Pesantren di Pondok Pesantren Gedongan, yang berfokus pada penguatan pendidikan Islam, peningkatan literasi, serta pengembangan karakter santri.