1,35 Ton Sampah Terkumpul: World Cleanup Day Indonesia

Hallo saya Nendy Fadhlurrahman, saat ini saya menjadi team sosial media di Indorelawan.org posisi tersebut saya menjadi team sosial media.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Nendy Fadhlurrahman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jerhemy Owen yang merupakan salah satu content creator khusus bidang lingkungan dari Mantappu Corp. menginisiasi dan mengajak Andy Bahari selaku leader World Cleanup Day Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan ‘Bersih-bersih Sungai Ciliwung bersama Content Creators'. Ide ini datang dari kegelisahan Jerhemy Owen melihat kurangnya kesadaran masyarakat di Indonesia akan pentingnya menjaga lingkungan, terutama dari hal yang paling simple, yaitu membuang sampah pada tempatnya. Ia mengajak content creators lainnya untuk berpartisipasi karena menyadari besarnya potensi pengaruh mereka terhadap generasi muda Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin menggaungkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi Z terhadap isu-isu lingkungan, khususnya bidang persampahan di Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan di area sekitar Sungai Ciliwung, Bogor dengan menghadirkan sejumlah content creators lokal, diantaranya Leonardo Edwin, Turah Parthayana, Jehian Sijabat, Dennis Kho, Erika Richardo, Vania Herlambang, Rian Farhadi ‘Presiden Gen Z’, Pandawara Group, Bima ‘Backpacker Tinggi’, dan Rinaldi Nur Ibrahim. Selain content creators acara ini juga turut dihadiri oleh 10 relawan terpilih dari total 513 pendaftar yang berkesempatan mengikuti kegiatan bersih-bersih sungai Ciliwung, sharing session mengenai lingkungan serta meet & greet dengan content creators.
Pada kegiatan yang mengerahkan lebih dari 50 peserta ini telah berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 1,35 ton. Sampah yang terkumpul banyak didominasi oleh jenis tekstil dan plastik sekali pakai. Sampah-sampah tersebut tidak akan berakhir ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) karena akan dipilah ulang dan dipastikan daur ulangnya oleh Waste4Change, perusahaan manajemen sampah yang mendukung konsep zero-waste to landfill dan circular economy. Sampah residu atau sampah yang sulit didaur ulang akan diproses oleh mitra Waste4Change untuk menjadi bahan RDF untuk pembuatan semen.
Acara ini ditutup dengan sesi foto dan makan siang bersama seluruh peserta yang hadir. Suksesnya kegiatan ini tak luput dari dukungan Waste4Change, Greeneration Foundation, Operasi Semut, dan Ikonik. Kegiatan ini pun dapat berjalan lancar berkat bantuan dari Komunitas Peduli Ciliwung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satuan Tugas (SATGAS) Naturalisasi Ciliwung Kota Bogor. Adanya kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi dan pembelajaran untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat agar lebih peduli lingkungan.
"Acara ini juga sepertinya acara yang pertama, karena jarang sekali menemukan acara gabungan-gabungan para content creator yang melakukan aksi Cleanup, biasanya mungkin ada beberapa yang melakukannya secara individu saja. Sungai ciliwung cukup terkenal dengan salah satu sungai yang kotor di Indonesia dan hal tersebut menjadi sorotan. Acara ini juga beberapa content creatornya ada yang mendokumentasikan dan nanti akan menjadikan konten yang bisa menginspirasi dan dampak kepada followers mereka bahwa sebagai content creator tidak hanya memposting hal-hal yang bersifat entertainment saja, tapi juga bisa terkait hal-hal seperti perubahan iklim, isu-isu sampah", dll. Ucap Andy Bahari Leader World Cleanup Day Indonesia.
