Konten dari Pengguna

Suka Ngobrol di Dunia Maya? Bisa Jadi Kamu Seorang Textrovert

Nathalie

Nathalie

Mahasiswi jurusan Mass Communication di Universitas Bina Nusantara

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nathalie tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi chatting Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi chatting Foto: Pixabay

Selama ini kita biasanya mendengar istilah extrovert, introvert, atau ambivert sampai tidak menyadari bahwa ada istilah lain juga yaitu textrovert.

Kalau kamu lebih aktif dan asyik ketika berinteraksi melalui chat dibandingkan bertemu secara langsung, mungkin kamu adalah seorang textrovert! Kok bisa, ya?

Tenang saja, semua orang pasti pernah menjadi textrovert apalagi dalam kondisi pandemi COVID-19 di mana komunikasi begitu terbatas. Jadi, bukan hal yang aneh kalau sampai saat ini kamu masih nyaman untuk membangun obrolan tanpa tatap muka.

Ilustrasi Textrovert. Foto: Shutterstock

Melansir dari The Hindu, orang-orang dengan kepribadian textrovert dapat tampil dengan perpaduan antara extrovert dan introvert. Dalam mengirim pesan, seorang textrovert biasanya memiliki gaya texting yang menyenangkan sehingga lawan bicara mereka lebih antusias dan merasa nyaman.

Belum lagi dengan segudang topik yang menarik, sudah pasti obrolan akan terus berlanjut. Namun, hal ini akan berbanding terbalik ketika seorang textrovert bertemu langsung dengan banyak orang.

Mereka menjadi canggung dan kesulitan untuk memulai pembicaraan terlebih dahulu. Maka dari itu, orang-orang textrovert seringkali diibaratkan seperti ikan yang lincah di dalam air tetapi tidak bisa melakukan apa pun di luar air.

Berteman dengan seorang textrovert tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Mereka sangat cocok dijadikan sebagai teman curhat, apalagi kalau love language kamu adalah words of affirmation yang membutuhkan banyak saran serta kata-kata positif dan penyemangat.

Hanya saja, seringkali seorang textrovert cukup sensitif alias baperan kalau kamu membalas pesan panjang mereka secara singkat. Bisa dibilang, hal-hal kecil yang kamu tunjukkan melalui dunia maya akan berpengaruh bagi mereka.

Di samping itu, tak bisa dipungkiri bahwa textrovert juga adalah seseorang yang out of the box dalam memandang dan mencari solusi dari suatu masalah.

Kalau kamu mengenal salah satu temanmu yang textrovert, percayalah mereka masih punya potensi untuk bersosialisasi dan membangun sebuah obrolan di dunia nyata.

Caranya adalah membantu meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk terjun langsung dalam obrolan tanpa dibatasi oleh gawai. Nah, menurutmu sendiri apakah kamu adalah seorang textrovert?

Referensi:

Katsu. (2021, Oktober 3). Textrovert : Si Pemberi Kenyamanan yang Pemalu di Dunia Nyata. Retrieved from Loker Kata: https://lokerkata.com/textrovert-si-pemberi-kenyamanan-yang-pemalu-di-dunia-nyata/

Upendran, S. (2018, Juli 14). Extrovert, introvert or textrovert? Retrieved from The Hindu: https://www.thehindu.com/education/extrovert-introvert-or-textrovert/article24418977.ece