Se-Ngaruh Apa Sih K-Pop Bagi Masyarakat Indonesia?

Saya adalah Mahasiswi S1 Akuntansi UPN Veteran Jakarta. Saya adalah pribadi yang senang mempelajari berbagai hal baru dan memiliki minat yang dalam pada bidang pariwisata.
Tulisan dari Nabila Luthfianti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

K-Pop adalah salah satu industri musik yang berasal dari Korea Selatan. K-Pop tidak hanya terdiri dari boy group saja, tetapi banyak juga jenis yang lain seperti solois, band, girl group, dan masih banyak lagi. K-Pop menjadi hal yang sangat populer beberapa tahun belakangan ini, disebabkan karena pencapaian dari beberapa boy group atau girl group itu sendiri yang membuat nama K-Pop menjadi lebih terkenal bahkan sampai mendunia. Banyak sekali pengaruh positif dan negatif terhadap keberadaan K-Pop ini, salah satu pengaruh negatifnya adalah masuknya kebudayaan asing ke Indonesia yang membuat budaya lokal Indonesia sendiri kurang ter-eksplor oleh remaja saat ini. Tetapi di samping hal itu, ternyata banyak sekali pengaruh positif dari keberadaan K-Pop sebagai industri musik dari Korea Selatan ini di masyarakat Indonesia.
Yang pertama, K-Pop bisa manjadi pengaruh terhadap kesehatan mental remaja. Contoh yang paling banyak dijumpai bisa didapatkan dari remaja-remaja pengguna aplikasi Media Sosial Twitter. Kebanyakan dari mereka bercerita bahwa mereka tidak mempunyai teman di sekolah atau bahkan menjadi korban bullying di sekolahnya. Lalu mereka menemukan K-Pop sebagai sarana mereka mengekspresikan diri mereka yang dimana ruang ekspresi itu tidak mereka dapatkan seutuhnya di sekolah karena tekanan dari orang lain. Melalui K-Pop, mereka bisa mengekspresikan emosi bahagia saat menanti idolnya akan comeback atau rilis lagu baru bahkan mereka juga bisa merasa bahwa ada yang mengerti posisi dan perasaan mereka melalui lirik lagu yang diciptakan oleh beberapa boy group atau band K-Pop itu. Hal seperti ini tidak banyak disadari oleh masyarakat luas bahwa K-Pop juga bisa menjadi pengaruh kesehatan mental remaja di Indonesia.
K-Pop bisa menjadi salah satu alasan para remaja belajar bahasa dan kebudayaan baru. Saat para penggemar K-Pop mulai mengenal dan menyukai idolanya, tentu saja tidak terlepas dari rasa keingintahuan terhadap budaya yang ada di Korea Selatan itu. Dimulai dari mempelajari bahasa Korea, hal ini menjadi pengaruh positif dari segi minat belajar dan membaca bagi para remaja yang mengidolakan K-Pop. Selain itu, para penggemar K-Pop juga gemar mempelajari budaya yang ada di Korea Selatan, salah satu contohnya adalah penggunaan pakaian tradisional Korea yang dinamakan Hanbok. Ini menjadi bukti bahwa K-Pop adalah salah satu pengaruh remaja untuk mempelajari budaya dan bahasa baru.
Selanjutnya, K-Pop juga bisa mempengaruhi pendapatan negara menjadi bertambah, lho. Hal ini menjadi fakta yang tentunya tidak terduga dan tidak terpikirkan sebelumnya apalagi bagi mereka yang memandang sebelah mata terhadap keberadaan K-Pop. Hal yang menjadi pengaruh pendapatan negara menjadi bertambah yaitu karena adanya kegiatan ekspor-impor dan penjualan album atau merchandise K-Pop. Dalam melakukan kegiatan jual beli album atau merchandise K-Pop antar negara ini, tentu saja menambah pajak dan pendapatan yang akan diterima oleh negara Indonesia. Pendapatan yang diterima tentu saja tidaklah sedikit, mengingat banyaknya penggemar K-Pop yang ada di Indonesia dan tingginya tingkat penjualan album atau merchandise K-Pop itu sendiri. Selain itu, karena keadaan wilayah alam di Indonesia yang menakjubkan, tidak jarang negara Indonesia menjadi salah satu destinasi wisata untuk membuat konten bagi para idol K-Pop. Dikarenakan mengunjungi tempat yang pernah dikunjungi oleh idol K-Pop adalah suatu hal yang sangat lumrah dan sering dilakukan oleh penggemar K-Pop, maka tentu saja ini menjadi tambahan pendapatan bagi negara Indonesia, melalui datangnya turis asing atau lokal yang ingin mengunjungi tempat yang sama dengan yang pernah didatangi oleh idol K-Pop.
K-Pop juga bisa berpengaruh bagi pengusaha kecil di sekitar kita. Biasanya, saat idol K-Pop akan merilis sebuah album baru, mereka juga memproduksi berbagai merchandise yang bisa dibeli oleh penggemarnya. Hal ini menjadi peluang usaha yang sangat bagus bagi pengusaha kecil-kecilan yang ada di Indonesia. Banyak contoh barang atau merchandise yang bisa diproduksi dan diperjualbelikan oleh pengusaha disini, misalnya seperti boneka, gantungan kunci, kipas tangan, tas, baju, bahkan bisa sampai ke alat-alat tulis. Tentunya dengan dibekali kreatifitas yang tinggi dari masing masing pengusaha, mereka bisa mendapatkan omzet pendapatan yang tak sedikit. Dan hal ini jelas menjadi pengaruh yang sangat positif bagi masyarakat Indonesia, karena selain membantu para pengusaha kecil, ini juga tentunya berpengaruh terhadap berkurangnya SDM yang tidak memiliki pekerjaan atau penghasilan.
K-Pop juga bisa menjadi pengaruh bagi remaja agar lebih semangat dalam menempuh pendidikan dengan tujuan student exchange atau pertukaran pelajar ke negeri ginseng tersebut. Awalnya memang terdengar konyol, tetapi tidak sedikit dari para pelajar atau mahasiswa menjadikan idol K-Pop mereka sebagai motivasi untuk bisa melaksanakan student exchange atau pertukaran pelajar ke Korea Selatan. Ketika orang tahu bahwa motivasi mereka semangat menempuh pendidikan adalah karena ingin bertemu idol K-Pop di Korea Selatan, mungkin mereka akan tertawa dan meremehkan hal tersebut, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa K-Pop mempunyai pengaruh sebesar itu bagi masyarakat di Indonesia khususnya pelajar dalam menempuh pendidikan.
Selain itu, menggandrungi dunia K-Pop juga bisa mendapatkan pengaruh positif yaitu melatih kreativitas dan kemampuan menari juga, lho. Pengaruh positif itu bisa kita dapatkan jika kita benar-benar menyukai dance dan latihan menari melalui referensi gerakan yang telah diciptakan oleh boy group ataupun girl group K-Pop itu. Selain bisa menyalurkan minat dan hobi dance atau menari yang dimiliki banyak orang atau remaja, menekuni bidang dance atau menari juga bisa menghasilkan profit atau keuntungan berupa uang. Darimana sih dapatnya? Kok bisa? Jadi, di dalam fanbase K-Pop atau kumpulan penggemar K-Pop dari boy group atau girl group tertentu, mereka biasa mengadakan acara atau yang biasa dikenal di kalangan penggemar K-Pop sebagai Event Dance Cover. Biasanya, fanbase K-Pop ini memiliki grup yang beranggotakan sama seperti boy group atau girl group K-Pop asli, lalu mereka berlatih dance atau menari sesuai lagu dan gerakan orisinil boy group atau girl group K-Pop. Nah, event Dance Cover ini sendiri biasanya menawarkan hadiah berupa uang tunai yang nominalnya bisa terbilang tidak sedikit. Dengan rentang nominal 1 juta sampai 5 jutaan, hal ini tentunya menjadi kesempatan yang sangat menggiurkan bagi para penggemar K-Pop yang memiliki hobi menari atau dance, untuk lebih mendalami bidang itu. Selain bisa bersenang-senang mengidolakan boy group atau girl group K-Pop, mereka juga bisa mendapatkan keuntungan atau penghasilan dari hal yang jika dilihat dari luar saja, mungkin hanya membuang-buang waktu.
Pengaruh positif lainnya yang bisa kita temui di dalam megidolakan boy group atau girl group K-Pop ini adalah memperluas area pertemanan. Hal ini bisa dibuktikan dengan melihat banyaknya teman online para penggemar K-Pop. Tidak hanya mendapatkan teman dari daerah lain yang ada di Indonesia saja, tetapi sangat banyak dari penggemar K-Pop yang mempunyai teman online yang berasal dari luar negeri. Ini disebabkan karena perkumpulan penggemar dari suatu boy group atau girl group K-Pop atau yang biasa lebih akrab disebut sebagai fandom, tersebar luas di berbagai negara. Manfaat dari mempunyai area pertemanan yang luas adalah, kita bisa mengasah keahlian kita berbicara menggunakan bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris. Selain itu mempunyai teman dari negara yang berbeda akan sangat bermanfaat jika suatu saat kita akan mengunjungi negara teman online kita tersebut, selain sudah memiliki kenalan di negara orang, kita juga bisa mendapatkan tour guide gratis jika kita bisa bertemu langsung di negara mereka.
Mengidolakan artis K-Pop juga bisa memberikan pengaruh positif kepada kita berupa terhindar dari kenakalan remaja, lho. Wah, hubungannya dengan terhindar dari kenakalan remaja apa ya? Setelah menganalisis beberapa penggemar K-Pop di platform media sosial Twitter, ternyata kebanyakan penggemar K-Pop lebih senang menghabiskan waktu di dalam kamar atau rumahnya sendiri untuk mencari tahu berita terkini mengenai idolanya dibandingkan dengan pergi bermain atau sekedar nongkrong di luar rumah. Tentu saja ini merupakan pengaruh yang positif karena bisa menghindarkan diri kita dari pergaulan bebas yang sedang marak terjadi di luar sana.
Nah, itulah beberapa pengaruh negatif dan positif dalam menggemari dunia K-Pop, kalau pengaruh di diri kamu sendiri yang nomor berapa nih?
