Mahasiswa PMM 29 UMM, Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Taman Bunga.

Tulisan dari nabila rose tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sampah merupakan permasalahan klasik yang sulit diatasi di Indonesia. Pengolahan dan pemanfaatan sampah yaang belum terkelolah dengan baik adalah tantangan bagi masyarakat untuk menuntaskan masalah dengan sampah, terutama sampah botol plastik yang sulit untuk diuraikan. Salah satu solusi yang dilakukan untuk mengurangi dan memanfaatkan sampah sebagai taman bunga.
pengolahan sampah plastik saat ini belum optimal sampah plastik seperti botol plastik bekas masih jarang untuk diolah atau dimanfaatkan untuk menjadi nilai guna. Hal itu tidak jadi masalah bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Tempat mahasiswa Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) gelombang 7 UMM. Desa Condro tepatnya di tempat Wisata Alam Tambo Raya Idaman kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang sulap botol plastik bekas menjadi taman bunga. Para anggota terdiri dari Ageng Holid Prayoga, Reno Ade Juniawan, Khisliyatul Mamduhah, Nabilla Rose Bellinda.
Nabilla Rosebelinda selaku penanggung jawab program kerja menggungkapkan, pemanfaatan botol plastik bekas adalah sifat keperdulian akan lingkungan di masa sekarang.
Pengolahan botol plastik bekas dilakukan untuk memanfaatkan botol plastik bekas yang ada di lingkungan PMM. Hasil kreasi botol plastik bekas tersebut akan digunakan penghias di Wisata Alam Tambo Raya Idaman.
“Langkah ini sangat membantu mengurangi sampah plastik di sekitar kita” ungkap Nabilla.
Untuk membuat hiasan botol plastik bekas , para anggota PMM mengecatnya dengan warna unggu dan kuning. Pemilihan kedua warna tersebut mengikuti pola kreasi taman bunga yang dibuat seperti bentuk bunga agar menarik perhatian pengunjung.
Dengan adanya kreasi taman botol plastik bekas dari mahasiswa PMM 29 UMM diharapkan mampu menambah nilai estetik pada tempat wisata sekaligus sebagai tanda bukti kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM).
