Konten dari Pengguna

Kenaikan Harga Mengubah Cara Masyarakat Berbelanja

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nabila Afifah Husna tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suasana pasar Indonesia dengan masyarakat yang sedang berbelanja bahan pangan. Pexels — Rizky Rianto
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pasar Indonesia dengan masyarakat yang sedang berbelanja bahan pangan. Pexels — Rizky Rianto

Pergi ke pasar atau supermarket dengan uang yang sama, tetapi pulang membawa barang yang lebih sedikit. Situasi seperti ini mungkin semakin sering dirasakan masyarakat ketika harga berbagai kebutuhan mengalami kenaikan.

Bukan berarti masyarakat berhenti berbelanja. Kebutuhan sehari-hari tetap harus dipenuhi. Namun, cara memilih dan membeli barang mulai berubah. Harga menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum seseorang memutuskan untuk memasukkan suatu barang ke keranjang belanja.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia pada September 2026 sebesar 3,28 persen secara tahunan. Secara bulanan, inflasi tercatat sebesar 0,30 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa secara umum terjadi kenaikan harga barang dan jasa dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Belanja Mulai Lebih Selektif

Ketika harga naik, masyarakat biasanya mulai memilah mana yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang masih bisa ditunda.

Barang yang sebelumnya sering dibeli mungkin mulai dikurangi. Sebagian konsumen juga memilih merek dengan harga yang lebih murah atau mencari promo sebelum membeli.

Kebiasaan membandingkan harga pun semakin penting. Selisih beberapa ribu rupiah mungkin terlihat kecil jika hanya terjadi sekali, tetapi bisa cukup terasa jika pengeluaran tersebut dilakukan berkali-kali dalam sebulan.

Pada akhirnya, kenaikan harga membuat masyarakat menjadi lebih selektif dalam menggunakan uang.

Bukan Hanya Mengurangi, tetapi Mengubah Prioritas

Perubahan perilaku belanja tidak selalu berarti masyarakat berhenti membeli. Yang berubah adalah prioritasnya.

Ketika harga kebutuhan pokok meningkat, sebagian pengeluaran untuk kebutuhan lain dapat dikurangi. Misalnya, frekuensi makan di luar dikurangi, memilih memasak sendiri, atau menunda membeli barang yang belum terlalu diperlukan.

Cara seperti ini menjadi bentuk penyesuaian agar pengeluaran tetap sesuai dengan kemampuan.

Bank Indonesia juga menekankan pentingnya stabilitas harga pangan dalam menjaga daya beli masyarakat. Pengendalian harga dilakukan antara lain melalui koordinasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga pasokan serta kelancaran distribusi pangan.

Promo Semakin Dicari

Saat harga menjadi pertimbangan utama, promo dan potongan harga tentu semakin menarik perhatian.

Masyarakat bisa saja memilih berbelanja ketika ada diskon, membeli dalam jumlah tertentu ketika harganya lebih murah, atau membandingkan harga antara toko fisik dan platform belanja online.

Namun, mencari harga murah tetap perlu disertai pertimbangan. Jangan sampai promo justru membuat seseorang membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Belanja hemat bukan berarti membeli sebanyak-banyaknya karena ada diskon, tetapi membeli sesuai kebutuhan dengan harga yang masuk akal.

Kebiasaan Belanja Ikut Berubah

Kenaikan harga pada akhirnya bukan hanya memengaruhi isi dompet, tetapi juga kebiasaan masyarakat dalam berbelanja.

Dulu mungkin seseorang membeli barang berdasarkan keinginan atau merek yang biasa digunakan. Sekarang, harga, kebutuhan, kualitas, dan promo bisa dipertimbangkan secara bersamaan.

Perubahan ini menunjukkan bahwa konsumen semakin berhati-hati dalam mengatur pengeluaran. Uang yang dimiliki harus dibagi untuk berbagai kebutuhan sehingga keputusan belanja tidak bisa dilakukan sembarangan.

Belanja Sesuai Kemampuan

Kenaikan harga memang tidak selalu bisa dikendalikan oleh konsumen. Namun, cara mengatur pengeluaran masih bisa dilakukan.

Membuat daftar belanja, membandingkan harga, menentukan prioritas, dan menghindari pembelian yang tidak diperlukan bisa menjadi langkah sederhana untuk menghadapi perubahan harga.

Pada akhirnya, kenaikan harga mengajarkan masyarakat untuk lebih sadar terhadap cara menggunakan uang. Bukan sekadar mencari barang yang murah, tetapi memastikan setiap pengeluaran memang memberikan manfaat dan sesuai dengan kemampuan.