Konten dari Pengguna

Perencanaan SDM : Tipe-Tipe Perencanaan Yang Digunakan Manajer

nabillah zahira ramadhani

nabillah zahira ramadhani

Mahasiwa Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari nabillah zahira ramadhani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/illustrations/gear-strategy-planning-business-1015715/
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/illustrations/gear-strategy-planning-business-1015715/

Perencanaan SDM merupakan proses sistematis untuk memastikan ketersediaan tenaga kerja dengan jumlah dan kompetensi yang tepat untuk mencapai suatu tujuan organisasi.

Perencanaan SDM merupakan aktivitas yang berkaitan dengan usaha untuk pemenuhan dan mengantisipasi kebutuhan SDM pada saat ini dan di masa yang akan datang (Wulansari et al., 2015). yang memiliki tujuan untuk memberikan pengarahan yang baik untu manajer maupun karyawan non-manajerial, mengurangi kepastian, meminimalisir pemborosan, menetapkan tujuan dan standar.

Pada Perencanaan SDM terdapat tipe- tipe perencanaan yang digunakan oleh para manajer, yaitu:

  1. Perencanaan jangka panjang merupakan proses penetapan target yang harus dicapai dalam jangka panjang. Tujuannya adalah untuk memecahkan masalah secara permanen dan memenuhi semua persyaratan. Jangka waktu untuk mencapai tujuan jangka panjang biasanya 1-5 tahun, tetapi dapat diubah berdasarkan jenis organisasi atau perusahaan dan tujuan tertentu.

  2. Perencanaan jangka pendek merupakan metode yang membantu organisasi atau perusahaan mengembangkan rencana untuk mencapai tujuan tertentu dalam jangka waktu seperti enam bulan hingga satu tahun. Ini seperti peta yang memandu jalan. Perencanaan jangka pendek ditujukan untuk waktu saat ini dan membantu dalam memecahkan masalah yang di alami sekarang.

  3. Perencanaan strategis merupakan proses sistematis dalam merumuskan suatu rencana dan kebijakan yang berkaitan dengan manajemen sumber daya manusia. Hal ini mencakup analisis mendalam tentang kebutuhan organisasi, identifikasi sumber daya manusia yang diperlukan, pengembangan strategi untuk perekrutan, pengembangan, retensi dan pengelolaan karyawan dan penentuan tujuan jangka panjang yang sejalan dengan visi dan misi organisasi.

  4. Perencanaan operasional merupakan proses penerapan suatu rencana dan tujuan strategis untuk mencapai suatu tujuan yang menggambarkan langkah-langkah spesifik dalam perencanaan strategis dan menjelaskan bagaimana serta berapa porsi sumber daya yang akan digunakan untuk operasi selama periode operasional tertentu

  5. Perencanaan tetap (standing plan) merupakan suatu rencana yang dirancang untuk dapat beradaptasi dengan perubahan kondisi, tetapi konsistem dalam situasi yang berulang

  6. Perencanaan Sekali pakai (Single use plans) merupakan rencana yang kegiatannya terperinsi dan kemungkinan tidak berulang dalam bentuk yang sama diwaktu yang mendatang, misalnya seperti perencanaan untuk membangun gudang baru.

tetapi dalam perencanaan SDM selalu masih ada tantangan atau masalah dalam hal tersebut seperti contoh dibawah ini,

Kasus Kurangnya Perencanaan SDM di UMKM yang belum memadai di desa kerinjing, ogan lilir

Desa Kerinjing merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kabupaten Ogan ilir, Warga desa mendapatkan pendapatan dari hasil pertanian, perkebunan, lahan, persawahan, dan budidaya ikan tawar selain itu berasal dari usaha usaha rumahan yaitu pembuatan pakaian (menjahit), pembuaran kerupuk kemplang, dan makanan ringan. desa Kerinjing telah memiliki infrastruktur yang baik, sudah ada jaringan seluler yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat- masyarakat setempat dan sudah banyak masyarakat yang yang menggunakan telepon seluler.

usaha mikro yang dimiliki oleh masyarakat desa dapat berkembang dengan baik di era digital ini tetapi penghambat berkembangnya usaha mikro karena kurang tersedianya sumber daya masyarakat yang dapat menggunakan dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas usaha warga serta kurangnya sosialiasi mengenai perencanaan SDM yang baik dari pemerintah agar memajukan usaha mikro masyarakat setempat.

untuk masalah diatas penulis bisa memberikan solusi berupa sosialisasi perencanaan SDM yang diberikan oleh pemerintah kepada pelaku usaha di desa kerinjing agar para pelaku usaha bisa meningkatkan usaha mereka dengan baik dengan memanfaatkan teknologinya.