Kumparan Logo

Menkomdigi Kunjungi Telin Amerika, Dorong Ekosistem Digital Indonesia Go Global

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi) Meutya Hafid (tengah) bersama CEO Telin Abdul Rahman Ansyori (kanan) di kantor Telin Los Angeles, Amerika Serikat. Foto: dok. Telkom
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi) Meutya Hafid (tengah) bersama CEO Telin Abdul Rahman Ansyori (kanan) di kantor Telin Los Angeles, Amerika Serikat. Foto: dok. Telkom

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengunjungi kantor PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) di Los Angeles, Amerika Serikat.

Kunjungan dilakukan dalam rangka meninjau peran Telin dalam memperkuat konektivitas Indonesia sekaligus menjadi penghubung strategis ke ekosistem digital global.

Agenda ini pun turut menjadi momentum untuk melihat perkembangan bisnis dan infrastruktur Telin serta mendorong sinergi pemerintah dan industri dalam membuka lebih banyak peluang bagi Indonesia di pasar internasional.

Dalam agenda kunjungan, Meutya Hafid bersama CEO Telin, Abdul Rahman Ansyori, dan jajaran manajemen berdiskusi mengenai penguatan posisi Telin sebagai pemain konektivitas global, mencakup pengembangan infrastruktur digital, perluasan kemitraan strategis, serta peluang untuk menghubungkan Indonesia dengan pusat-pusat ekonomi dan teknologi dunia.

Pembahasan ini mencerminkan semakin pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan industri dalam membangun ekosistem digital yang terhubung secara global dan memiliki daya saing.

“Indonesia tidak bisa berjalan sendiri di tengah perkembangan ekosistem digital global. Kita harus terus terhubung, membuka ruang kolaborasi, dan memastikan Indonesia menjadi bagian aktif dari perkembangan teknologi dunia," ucap Meutya.

"Karena itu, kami mendorong perusahaan-perusahaan Indonesia untuk semakin hadir di pasar global, membangun kemitraan strategis, serta membawa peluang, teknologi, dan investasi kembali ke Indonesia. Telin adalah salah satu contoh bagaimana perusahaan Indonesia dapat menjadi jembatan yang menghubungkan Indonesia dengan dunia," tambahnya.

Sejalan dengan amanat tersebut, CEO Telin Abdul Rahman Ansyori mengatakan bahwa, Telin terus bertransformasi guna memperkuat kapabilitasnya sebagai perusahaan konektivitas global.

Telin kini semakin memperluas fokusnya dari konektivitas konvensional point-to-point menuju pengembangan koridor konektivitas yang lebih luas, yang menghubungkan bisnis, masyarakat, dan ekosistem digital di berbagai pasar melalui infrastruktur yang terintegrasi.

“Kami terus berkembang, dari sekadar menghubungkan titik menjadi menghubungkan koridor, sehingga menciptakan jembatan digital yang lebih kuat antara Indonesia dan dunia,” pungkas Ansyori.

Transformasi tersebut juga tercermin pada kinerja bisnis Telin. Pada periode 2019 hingga 2025, pendapatan Telin meningkat sekitar 1,6 kali lipat, sementara laba bersih tumbuh sekitar lima kali lipat.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan penguatan kinerja Telin sekaligus kemampuannya menangkap peluang dari meningkatnya kebutuhan konektivitas lintas negara.

Saat ini, Telin terus mengembangkan jejaring bisnisnya melalui kemitraan dengan berbagai perusahaan teknologi terkemuka, sekaligus mendukung kebutuhan konektivitas di Amerika Serikat, Indonesia, dan berbagai pasar internasional lainnya.

Kehadiran Telin di berbagai pasar tersebut memperluas perannya sebagai penghubung antara Indonesia dan ekosistem digital global, dengan memanfaatkan infrastruktur serta jejaring kemitraan internasional.

Lebih lanjut, Ansyori menambahkan, kehadiran Telin di Amerika Serikat memungkinkan perusahaan membangun hubungan yang lebih erat dengan para pemain teknologi terdepan, memperluas kemitraan strategis, serta menciptakan peluang konektivitas yang mendukung pertumbuhan Indonesia dan ekosistem digital yang lebih luas.

Terlaksananya kunjungan dan diskusi strategis ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, dan ekosistem teknologi global dalam memperkuat konektivitas serta kapabilitas digital Indonesia.

"Kehadiran perusahaan Indonesia di pasar internasional juga membuka ruang yang lebih luas bagi terciptanya kemitraan, pertukaran teknologi, dan peluang investasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi ekosistem digital nasional," kata Ansyori.

Melalui kapabilitas dan jejaring yang terus dikembangkan, Telin memperkuat perannya dalam membuka akses Indonesia ke berbagai pusat ekonomi dan teknologi dunia.

"Langkah ini menjadi bagian dari upaya TelkomGroup untuk menghadirkan konektivitas yang semakin terintegrasi sekaligus membuka peluang baru bagi Indonesia untuk tumbuh dan mengambil peran lebih besar dalam ekonomi digital di skala global," pungkasnya.