Konten dari Pengguna

Mahasiswa PK UNY Dorong SDG 4 lewat Interactive Assessment Wayground

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nadia Evitania Fauzi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siswa kelas XI DPIB mengikuti asesmen interaktif menggunakan Wayground pada pembelajaran Konstruksi Jalan dan Jembatan, Rabu (19/8/2026). (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Siswa kelas XI DPIB mengikuti asesmen interaktif menggunakan Wayground pada pembelajaran Konstruksi Jalan dan Jembatan, Rabu (19/8/2026). (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Pakem, 19 Agustus 2026 – Dalam pelaksanaan Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta (PK UNY) 2026, mahasiswa PK UNY Program Studi Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan memanfaatkan teknologi digital melalui Wayground sebagai media interactive assessment dalam pembelajaran Konstruksi Jalan dan Jembatan bagi siswa kelas XI Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK Muhammadiyah Pakem. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (19/8/2026) di Laboratorium DPIB Kampus 2 SMK Muhammadiyah Pakem dengan memanfaatkan perangkat komputer yang tersedia. Pemanfaatan media digital ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong keaktifan dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sekaligus mendukung pencapaian SDG Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Kegiatan dilaksanakan setelah penyampaian materi mengenai Jalan dan klasifikasinya. Selanjutnya, siswa mengikuti evaluasi menggunakan Wayground untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Pemanfaatan media ini ditujukan untuk meningkatkan fokus dan keterlibatan siswa selama pembelajaran di laboratorium komputer, sekaligus mengarahkan penggunaan perangkat komputer agar lebih mendukung aktivitas pembelajaran. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PK UNY berperan sebagai pengajar dengan memberikan arahan dan pendampingan selama siswa mengerjakan evaluasi. Hasil pengerjaan kemudian dimanfaatkan sebagai bagian dari asesmen untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan. Dengan demikian, Wayground tidak hanya digunakan sebagai sarana evaluasi, tetapi juga menjadi media yang membantu mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pemahaman siswa.

Penggunaan Wayground menciptakan suasana evaluasi yang lebih dinamis dan melibatkan siswa secara langsung. Media ini juga membantu mengarahkan penggunaan perangkat komputer untuk mendukung aktivitas pembelajaran. Salah satu siswa kelas XI DPIB, Danu, menyampaikan bahwa penggunaan Wayground membuat pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan materi lebih mudah diingat.

“Pembelajaran dan pengerjaan soal lebih seru menggunakan Wayground dan lebih nyantol (masuk) di pikiran. Lebih enak menggunakan ini daripada tulis tangan, dan kalau besok menggunakan kuis seperti ini lagi, saya oke aja,” ungkap Danu.

Hasil evaluasi selanjutnya menjadi bahan pertimbangan bagi mahasiswa PK UNY dalam melihat pemahaman siswa dan menentukan tindak lanjut pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran dan asesmen interaktif di SMK Muhammadiyah Pakem. Penggunaan media berbasis teknologi yang serupa juga dapat diterapkan pada materi atau mata pelajaran lainnya untuk mendukung pembelajaran yang lebih menarik dan melibatkan siswa secara aktif. Upaya tersebut menjadi bagian dari pengembangan praktik pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pencapaian SDG Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas.