Populer: Harga Emas Dunia Naik Tipis; Purbaya Promosikan Panda Bond di China
·waktu baca 2 menit

Harga emas dunia naik tipis seiring dengan kesepakatan damai antara AS-Iran jadi berita populer kumparanBISNIS sepanjang Selasa (16/6). Keberangkatan Menkeu Purbaya ke China untuk mempromosikan Panda Bond kepada investor di sana juga jadi berita populer. Selengkapnya, baca rangkumannya di bawah ini:
AS-Iran Sepakat Berdamai, Harga Emas Dunia Naik Tipis 0,1%
Harga emas spot spot naik 0,1 persen menjadi USD 4.311,36 per ons pada pukul 00.49 GMT, setelah melonjak lebih dari 2 persen pada perdagangan Senin dan mencapai level tertinggi sejak 5 Juni. Dikutip dari Reuters, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus justru turun 0,4 persen menjadi USD 4.332,60 per ons. Pergerakan harga logam mulia terjadi di tengah perkembangan terbaru terkait situasi geopolitik di kawasan Teluk. Penguatan harga emas dunia seiring dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai penandatanganan kesepakatan perdamaian awal antara AS dengan Iran, meski rincian perjanjian tersebut belum diumumkan dan kedua negara masih harus merundingkan gencatan senjata permanen. Kesepakatan itu disebut akan memperpanjang gencatan senjata yang diumumkan pada April selama 60 hari serta membuka kembali Selat Hormuz. Sentimen positif tersebut mendorong penguatan indeks saham utama dan harga obligasi, sementara harga minyak berjangka turun ke level terendah dalam tiga bulan.
Purbaya Terbang ke China, Temui 15 Investor Besar untuk Jajaki Panda Bond
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dijadwalkan bertolak ke China pada Selasa (16/6) untuk melakukan rangkaian pertemuan dengan investor institusi besar dan otoritas setempat dalam rangka promosi penerbitan Panda Bond. Kunjungan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah memperluas basis investor global sekaligus memperkenalkan instrumen surat utang berdenominasi yuan yang akan diterbitkan di pasar keuangan China. Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, mengatakan agenda utama kunjungan Purbaya adalah memberikan pembaruan (investor update) kepada para investor institusional di China terkait kondisi ekonomi RI dan rencana penerbitan Panda Bond. "Ini investor update dulu, ketemu para investor. Investor update, jadi kita update mereka, itu, kan, satu yang secara regular kita lakukan," ujar Suminto, ketika ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (15/6). Menurut dia, investor update jadi semakin penting mengingat penerbitan Panda Bond yang direncanakan merupakan yang pertama kali dilakukan Indonesia.
