Semua Orang Bisa Ikut Ngomong dan Berbagi Cerita

Saya adalah Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang. Saya memiliki minat di bidang komunikasi khususnya broadcasting.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Nadin Azahra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Oleh: Nadin Azahra, Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

Untuk menyampaikan berita, kita dulu harus menggunakan koran, televisi, atau radio. Saat ini? Tinggal buka HP, rekam, dan unggah, dan itu akan langsung viral. Ini merupakan kekuatan citizen journalism.
Blog juga sangat penting karena banyak orang mulai menulis di blog sebagai curhat dan akhirnya berkembang menjadi personal branding atau bahkan profesi. Salah satu contohnya adalah Raditya Dika, yang pada awalnya hanya seorang blogger.
Masyarakat menjadi lebih aktif melalui jurnalisme warga. Banyak kejadian sosial berasal dari warga daripada media besar, dan media kemudian mengikutinya.
Namun, penyebaran cepat ini memiliki sisi buruknya, seperti hoaks, misinformasi, dan opini yang dibungkus sebagai kebenaran. Karena itu, penting untuk dapat memilih dan memverifikasi informasi.
Jurnalisme warga dan blog tidak akan menggantikan media konvensional, tetapi keduanya memberikan warna baru pada cara kita mencari tahu.Blog sebagai Media Publik dan Personal
Jorn Barger pertama kali membuat blog pada tahun 1997, sebuah situs web yang berfungsi sebagai catatan digital pribadi dan tematik. Karena fleksibel, mudah dibuat, dan tidak memiliki aturan ketat seperti media massa, blog tumbuh pesat.
Fungsi Blog dan Manfaatnya
Blog memiliki sejumlah tujuan strategis:
1. Media dokumentasi dan ekspresi ide: Individu dapat menulis secara bebas tentang pengalaman mereka, pendapat mereka, artikel, atau materi pembelajaran.
2. Personal branding: Banyak kreator, penulis, dan profesional menggunakan blog sebagai platform untuk menyediakan portofolio digital mereka.
3. Sumber pendidikan publik: Blog tentang topik tertentu seperti traveling, kesehatan, makanan, dan finansial dapat menjadi sumber pembelajaran.
4. Peluang penghasilan: Blog juga dapat menghasilkan pendapatan melalui iklan, afiliasi, atau kerja sama dengan merek.
Blog terdiri dari berbagai jenis, termasuk blog pribadi, blog khusus, blog berita, blog resmi organisasi, hingga blog afiliasi yang berfokus pada pemasaran produk.
Jurnalisme Citizen: Partisipasi Publik dalam Penciptaan Informasi
Citizen journalism, juga disebut jurnalisme warga, mengacu pada kebiasaan masyarakat dalam mengumpulkan, menulis, dan menyebarkan informasi seperti yang dilakukan oleh jurnalis profesional. Konsep ini berkembang seiring meningkatnya akses internet dan media sosial, yang memungkinkan publik mengunggah laporan langsung dari lapangan.
Sementara Dan Gillmor menganggap jurnalisme warga sebagai gerakan yang memberi kekuatan media kepada masyarakat, JD Lasica (2007) menyebut fenomena ini sebagai jurnalisme partisipasi.
Ciri-Ciri Jurnalisme Warga:
1. Tidak ada protokol jurnalistik formal
2. Tidak diikat dengan kode etik
3. Mengutamakan partisipasi daripada keuntungan
4. Berpartisipasi dalam situs web online bebas seperti blog, Twitter, Instagram, TikTok, atau YouTube
5. Memungkinkan interaksi langsung antara orang-orang yang menghasilkan informasi dan masyarakat
Di Indonesia, jurnalisme warga berkembang pesat melalui laporan warga di media sosial, portal komunitas, dan blog pribadi.
Keuntungan dan Kelemahan Jurnalisme Masyarakat
Keuntungan:
1. Setelah peristiwa terjadi, informasi dapat disebarkan dengan cepat.
2. Sudut pandang beragam: Menyajikan perspektif yang kadang-kadang tidak diangkat oleh media utama.
3. Mengintegrasikan proses produksi berita untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan demokratisasi informasi.
4. Biaya rendah: Hanya diperlukan perangkat digital dan koneksi internet.
Permasalahan:
1. Tidak ada standar verifikasi yang melindungi dari hoaks atau penyebaran informasi yang tidak akurat.
2. Tidak ada kode etik informasi yang cukup mungkin bias, tidak adil, atau melanggar privasi.
3. Tidak ada jaminan tentang kredibilitas sumber: seseorang dapat mengunggah data tanpa identitas jelas.
4. Kemungkinan penyalahgunaan media: penyebaran fitnah, ujaran kebencian, dan konten yang sensitif
Ini adalah masalah inilah yang membuat literasi digital sangat penting bagi pembaca dan pembuat konten.
Hasil
Blog dan citizen journalism memainkan peran penting dalam perkembangan media digital. Blog bukan hanya tempat untuk ekspresi pribadi, tetapi juga media untuk pembelajaran dan branding pribadi. Sementara itu, citizen journalism membantu masyarakat mengakses proses penyebaran informasi.
Namun, jurnalisme warga dapat menyebabkan distorsi data jika tidak ada standar verifikasi dan kode etik yang kuat. Oleh karena itu, literasi digital adalah kebutuhan utama untuk memungkinkan publik untuk menilai, menyaring, dan mengelola informasi dengan bijak.
Semakin banyak orang yang menggunakan internet, blog dan jurnalisme warga akan terus menjadi pilar penting dalam ekosistem informasi digital yang lebih inklusif.
