MBKM Magang: Belajar Dunia Kerja Lewat Pemantauan Proyek Kelurahan Dukuh

Mahasiswa S1 Desain Interior di Institut Seni Indonesia Surakarta
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Nadiyatu Alfi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) skema magang menjadi pengalaman pertama saya terjun langsung ke dunia kerja profesional. Selama magang di CV. Pilar Tiga Jaya (Partaya), saya mendapat kesempatan untuk terlibat dalam berbagai proyek lapangan, salah satunya adalah Proyek Kelurahan Dukuh yang berlokasi di wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah.
Pada proyek ini, peran saya lebih banyak berada di lapangan untuk melakukan pemantauan progres pekerjaan. Saya terlibat dalam kegiatan pengecekan finishing ruang lurah, pemasangan HPL dan akrilik, penutup tiang kayu, hingga penyelesaian backdrop dan meja administrasi. Melalui kegiatan tersebut, saya belajar memahami bagaimana detail interior diwujudkan secara nyata dan bertahap sesuai gambar kerja serta kondisi lapangan.
Pengalaman berada langsung di lokasi proyek memberi gambaran yang berbeda dibandingkan pembelajaran di kampus. Saya tidak hanya melihat hasil akhir, tetapi juga proses di baliknya, termasuk koordinasi antarpekerja, penyesuaian material, dan penyelesaian kendala teknis yang muncul di lapangan. Dari sini, saya mulai memahami pentingnya ketelitian, komunikasi, dan manajemen waktu dalam proyek interior.
“Di lapangan, mahasiswa bisa belajar banyak hal yang tidak selalu ada di gambar desain, seperti kondisi eksisting, kendala teknis, dan alur kerja tim,” ujar Fanuel, selaku pembimbing magang di CV. Pilar Tiga Jaya. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam pemantauan proyek menjadi bekal penting untuk memahami dunia kerja secara realistis.
Bagi saya pribadi, Proyek Kelurahan Dukuh menjadi pengalaman berharga selama menjalani MBKM magang. Melalui pemantauan langsung di lapangan, saya tidak hanya belajar tentang proses pekerjaan interior, tetapi juga memahami bagaimana teori yang dipelajari di kampus diterapkan dalam situasi nyata. Pengalaman ini memperkaya wawasan saya tentang dunia profesional dan menjadi bekal penting untuk langkah ke depan setelah lulus nanti.
