Strategi Bank Sampah di Desa Pesu: Langkah Nyata Menuju Lingkungan Lebih Bersih

Seorang mahasiswi prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Maria Nadya Natasha Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Pesu, Kec. Wedi, Kab. Klaten (26/07/2024) – Seiring dengan perkembangan desa, baik dalam hal populasi maupun kegiatan ekonomi, volume produksi sampah juga mengalami peningkatan. Masyarakat desa yang sebelumnya dapat terbilang memiliki volume sampah yang relatif kecil kini mulai menghadapi tantangan baru terkait dengan sampah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari, termasuk dari konsumsi rumah tangga, pertanian, dan kegiatan lokal lainnya.
Di Desa Pesu, sistem pengelolaan sampah masih sederhana dan seringkali tidak memadai untuk menangani jumlah sampah yang terus meningkat. Banyak sampah dibuang sembarangan atau dibakar, yang dapat menimbulkan masalah pencemaran tanah dan udara. Keterbatasan fasilitas pengumpulan dan pemrosesan sampah di desa membuat pengelolaan sampah menjadi tantangan yang signifikan.
Sebagai respons dari adanya permasalahan tersebut, kelompok KKN TIM II 2024 Universitas Diponegoro yang bertempat di Desa Pesu, Kecamatan Wedi menyelenggarakan sebuah program kerja “Desa Pesu Menuju Bebas Sampah Plastik: Strategi Bank Sampah”. Program ini sudah terlaksana pada Jumat, 26 Juli 2024 bertempat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Desa Pesu pukul 07.00–08.30 WIB. Seluruh anggota turut serta dalam menjalankan program ini dan memberikan luarannya masing-masing, mulai dari menyerahkan satu tong sebagai wadah mengumpulkan sampah-sampah plastik, memberikan informasi mengenai pentingnya untuk menjaga kebersihan lingkungan dan dampak membuang sampah sembarangan di lingkungan, mempraktikkan cara membuang sampah plastik yang baik, hingga membuat buku tabungan bank sampah sebagai catatan pemasukan dan pengeluaran dari menyetor sampah ke rongsokan.
Bank sampah dibentuk sebagai respons terhadap meningkatnya volume sampah yang sulit dikelola oleh pemerintah dan mengakibatkan pencemaran lingkungan yang serius. Sampah, terutama plastik, membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai dan dapat merusak ekosistem serta mengancam kehidupan satwa liar. Melalui pengelolaan sampah yang terstruktur, bank sampah bertujuan untuk mengurangi sampah di tempat pembuangan akhir dan memanfaatkan sampah anorganik secara ekonomis. Selain itu, bank sampah juga meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam daur ulang, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Sekolah di Desa Pesu memiliki potensi besar untuk menjadi pusat edukasi dan aksi lingkungan. Anak-anak sekolah tidak hanya merupakan penerima informasi tetapi juga agen perubahan yang dapat menyebarluaskan pengetahuan dan kebiasaan baik kepada keluarga mereka. Dengan memperkenalkan program bank sampah di SD, sekolah dapat berperan aktif dalam mendidik siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan mengajarkan keterampilan praktis seperti pemilahan dan daur ulang sampah.
Para siswa dan guru di SDN 1 Desa Pesu menyambut baik inisiatif ini. Pada hari pelaksanaan, siswa-siswi tampak antusias mengikuti kegiatan edukasi yang dibawakan oleh tim KKN. Mereka diajarkan cara memilah sampah plastik, mengenal jenis-jenis sampah yang dapat didaur ulang, serta bagaimana sampah tersebut dapat dikumpulkan dan ditabung di bank sampah. Tidak hanya itu, pihak sekolah juga berkomitmen untuk menjadikan program ini sebagai bagian dari kurikulum harian, dengan harapan bahwa kebiasaan baik ini dapat tertanam sejak dini.
Kesuksesan program kerja "Desa Pesu Menuju Bebas Sampah Plastik: Strategi Bank Sampah" tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari dampak jangka panjang yang diharapkan. Dengan kesadaran yang terus meningkat dan partisipasi aktif dari masyarakat serta dukungan dari perangkat desa, Desa Pesu berada di jalur yang tepat untuk mengatasi permasalahan sampah plastik. Diharapkan langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk mengambil tindakan serupa, demi menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
-------------------------------------------------------------------------
Daftar mahasiswa KKN TIM II 2023/2024 Universitas Diponegoro di Desa Pesu, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten:
Vitto Bertino Ogiant Putra - Fakultas Hukum
Wiwiting Dyah Putri Pradnya P. - Fakultas Sains dan Matematika
Bintang Suci Nurcahyani - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Yunda Faniya - Fakultas Ilmu Budaya
Adriansyah Riadi Suwarna - Fakultas Peternakan dan Pertanian
Helga Yosika Rauyani - Fakultas Psikologi
Fransisca Thasya Widyamaharani - Fakultas Kesehatan Masyarakat
Sai Talitha Sally Abung P. R. - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Maria Nadya Natasha Putri - Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Dosen Pembimbing Lapangan: Ir. Ari Wibawa Budi Santosa, ST, M.Si
