Kumparan Logo

La Roche-Posay Rilis Moisturizer Effaclar Supramolecular untuk Kulit Berminyak

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 La Roche-Posay Effaclar Supramolecular. Foto: La Roche-Posay
zoom-in-whitePerbesar
La Roche-Posay Effaclar Supramolecular. Foto: La Roche-Posay

Kulit berminyak menjadi persoalan yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dalam sebuah studi 2023 dari Symrise, perusahaan kecantikan asal Jerman yang mengatakan bahwa 64 persen masyarakat Indonesia memiliki kulit berminyak.

Kulit berminyak tak hanya menimbulkan efek kilap yang kerap mengganggu, tetapi juga dapat membuat tampilan pori-pori terlihat lebih besar. Kondisi ini pun dapat memengaruhi rasa percaya diri.

Nah, saat memiliki kulit berminyak, seseorang mungkin cenderung menghindari penggunaan moisturizer karena khawatir produk tersebut justru membuat kulit semakin berminyak.

Padahal, anggapan tersebut tak sepenuhnya tepat. Dr. Stanley Setiawan, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV, Indonesia Board Certified Dermatologist, menegaskan bahwa moisturizer tetap penting untuk kulit berminyak.

Dr. Stanley Setiawan, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV, Indonesia Board Certified Dermatologist di acara peluncuran La Roche-Posay Effaclar Supramolecular. Foto: La Roche-Posay

“Kulit berminyak tetap membutuhkan moisturizer. Tapi, pelembap perlu disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing,” jelas dr. Stanley.

Melihat kebutuhan akan moisturizer yang tepat untuk kulit berminyak, La Roche-Posay menghadirkan Effaclar Supramolecular. Produk ini diklaim dapat membantu mengontrol minyak berlebih sekaligus menyamarkan tampilan pori-pori.

Pandu Brodjonegoro, Marketing Director L’Oréal Dermatological Beauty Indonesia di acara peluncuran La Roche-Posay Effaclar Supramolecular. Foto: La Roche-Posay

“Kami memperkenalkan teknologi Supramolecular yang telah dipatenkan dan hanya dimiliki oleh La Roche-Posay untuk menjawab kebutuhan konsumen dengan tampilan pori besar dan kulit berminyak,” ungkap Pandu Brodjonegoro, Marketing Director L’Oréal Dermatological Beauty Indonesia.

Pertanyaannya, apa itu teknologi Supramolecular yang digunakan dalam produk ini? Mari simak dalam artikel berikut ini.

Mengenal Teknologi Supramolecular dalam La Roche-Posay Effaclar Supramolecular

La Roche-Posay Effaclar Supramolecular. Foto: La Roche-Posay

Teknologi supramolecular merupakan penggabungan beberapa molekul untuk digabungkan sehingga dapat bekerja secara bersama-sama. Dalam produk kecantikan, setiap kandungan biasanya memiliki fungsi masing-masing. Namun, melalui teknologi ini, beberapa kandungan dapat dirancang untuk bekerja secara sinergis.

Menariknya, teknologi supramolekular juga berkaitan dengan perkembangan ilmu kimia yang telah mendapat pengakuan melalui Nobel Prize.

“Supramolecular ini menggabungkan mikromolekul dari ingredients. Jadi kita bisa menggabungkan 2 atau 3 ingredients untuk menjadi molekul baru yang bekerja secara bersama-sama. Jadi, it's a very precise technology,” ujar Pandu.

Dalam La Roche-Posay Effaclar Supramolecular, teknologi tersebut digunakan untuk menggabungkan Salicylic Acid dan Niacinamide. Menurut dr. Stanley, kedua kandungan ini dapat saling melengkapi kebutuhan kulit.

Salicylic Acid berfungsi sebagai bahan eksfoliasi, sedangkan proses eksfoliasi juga perlu diimbangi dengan perawatan skin barrier. Oleh karena itu, Niacinamide hadir untuk bantu menjaga skin barrier kulit.

Pandu menjelaskan teknologi Supramolecular dalam produk ini dapat membantu menyamarkan tampilan pori sejak pemakaian pertama. Namun, ia menyarankan penggunaan secara rutin agar hasilnya lebih maksimal.

“Secara klinis, kami telah membuktikan bisa sampai 48 jam matte hydration. Jadi, tetap terhidrasi atau dilembapkan dengan tampilan yang lebih matte,” tambahnya.

Dari segi tekstur, moisturizer ini memiliki tekstur gel bening yang tidak terlalu cair dan tidak terasa berat di kulit. Menurut ulasan kumparanWOMAN, moisturizer ini memberikan sensasi dingin dan lembut saat menyentuh kulit.

Produk ini juga dapat menyerap dengan cepat dan tidak meninggalkan sensasi berminyak di kulit. Menariknya, varian moisturizer ini tidak perlu dikocok sebelum digunakan, sehingga dapat langsung diaplikasikan.

La Roche-Posay Effaclar Supramolecular dibanderol dengan harga Rp 359.000 dan dapat ditemukan melalui berbagai e-commerce maupun ritel kecantikan.

“Kami berharap La Roche-Posay Effaclar Supramolecular dapat membantu lebih banyak konsumen dengan concern pori terlihat besar dan kulit mengkilap,” tutup Pandu.