Tak Perlu Menunggu Mapan, Perencanaan Kekayaan Dapat Dimulai dari Rp 10 Ribu

Dalam perbankan, perencanaan kekayaan atau wealth planning kerap dipandang sebagai layanan yang hanya diperuntukkan bagi individu dengan kondisi finansial yang sudah mapan. Persepsi tersebut membuat banyak orang, termasuk perempuan, menunda bahkan enggan memulai perencanaan keuangan sejak dini.
Menanggapi hal tersebut, Diamond Stole, Wealth Management Advisory Head OCBC menegaskan bahwa tidak ada batas minimum kekayaan untuk memulai wealth planning. Menurutnya, siapa pun dapat memulai wealth planning sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing.
“Sebenarnya tidak pernah ada jumlah yang tepat buat memulai program ini (wealth planning). Jadi siapa pun yang memang mau, tidak perlu menunggu sampai mapan baru mulai wealth planning,” jelas Diamond.
Ia menjelaskan perencanaan kekayaan dapat dimulai dari nominal yang relatif kecil. Selaras, Stephanie Kristanto, Premier Banking Segment Head OCBC mengatakan investasi tak harus dimulai dari nominal yang besar.
Konsep investasi dengan modal yang besar pada zaman dahulu menciptakan kesan bahwa wealth planning merupakan layanan yang eksklusif dan sulit dijangkau. Akibatnya, banyak orang merasa ragu untuk memulai.
“Jadi reksa dana bisa mulai Rp 10 ribu, terus kalau kita punya emas bisa mulai dari Rp 10 ribu juga. Jadi investasi itu tinggal tergantung dari diri kita sendiri,” ujar Stephanie
Langkah-langkah memulai wealth planning
Meski dapat dimulai dari nominal kecil, Stephanie mengatakan wealth planning perlu dibekali dengan literasi keuangan yang mumpuni. Hal itu bertujuan agar seseorang memahami proses perencanaan keuangan sekaligus dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.
Selain itu, Diamond menjelaskan bahwa seseorang perlu melakukan financial health check atau evaluasi kondisi keuangan sebelum memulai wealth planning. Melalui langkah tersebut, seseorang dapat menganalisis kondisi keuangannya, mengidentifikasi berbagai risiko, serta memetakan strategi investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan.
“Kita perlu melihat wealth management (pengelolaan kekayaan) sudah sehat atau belum. Di kita (OCBC) punya tools tentang Wealth Discovery untuk menganalisa kondisi keuangan nasabah,” jelas Diamond.
Mengenal layanan wealth management dari OCBC
Dalam membantu nasabah mengelola dan memetakan kekayaannya, OCBC menghadirkan berbagai layanan yang mendukung penerapan wealth management, sehingga nasabah dapat mengambil keputusan finansial secara lebih terarah.
"Prinsip wealth management adalah bagaimana konsumen dapat mengoptimalkan, melindungi, hingga meneruskan aset kepada generasi berikutnya," ujar Diamond.
Salah satu layanan yang ditawarkan adalah Wealth Discovery, yang diperuntukkan bagi nasabah Premier OCBC. Layanan ini membantu nasabah merencanakan keuangan untuk mencapai tujuan finansial di masa depan sekaligus mengelola berbagai risiko yang mungkin terjadi.
Melalui Wealth Discovery, kita akan dibantu mengenali profil keuangan, menetapkan tujuan finansial, memahami kondisi keuangan, menyusun strategi dan model portofolio investasi, serta melakukan peninjauan portofolio secara berkala.
Selain itu, untuk meningkatkan layanan bagi nasabah Premier, OCBC juga menghadirkan Wealth Report yang menyajikan data dan insight guna membantu nasabah mengambil keputusan investasi.
Layanan ini mencakup perhitungan total kekayaan (Net worth report), analisis komposisi aset berdasarkan jenis aset maupun mata uang (Asset-based dan currency-based allocation), evaluasi kinerja produk serta re-balancing portofolio (Asset holding report), hingga pemantauan kinerja portofolio setiap bulan (Monthly performance tracking).
"Lewat Wealth Report, nasabah dapat mengetahui bagaimana portofolio mereka dapat bekerja lebih keras untuk mencapai tujuan finansialnya. Dengan begitu, nasabah dapat lebih well-informed dan percaya diri dalam mengambil keputusan," jelas Diamond.
