Masa Karantina tapi Wajah malah Breakout? Ini 5 Cara untuk Mengatasinya

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang sedang mendalami bidang tulis-menulis
Tulisan dari Nafisah Askarina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di tengah wabah virus corona yang saat ini masih terjadi, kita diharuskan untuk melakukan self quarantine di rumah. Ketika berada di dalam rumah, kulit kita tidak akan sering terpapar oleh sinar matahari, debu, dan juga polusi. Namun, alih-alih kulit wajah menjadi glowing dan bersih tetapi malah menjadi breakout atau berjerawat dan kusam. Lalu kira-kira penyebabnya apa, ya?
Faktor utama penyebab breakout di masa karantina adalah stress dan perubahan rutinitas seperti perubahan waktu tidur, dan gaya hidup. Pada beberapa orang, dalam masa yang tidak pasti dan penuh tekanan ini akan memicu terjadinya stress sehingga tubuh akan meningkatkan hormon kortisol yang dapat menyebabkan peradangan pada kulit serta produksi minyak dan sebum yang berlebih. Untuk kalian yang sedang mengalaminya jangan khawatir, coba simak beberapa tips dibawah ini agar kulit wajah kalian tetap sehat dan terhindar dari breakout selama di rumah aja.
Rutin mengganti sarung bantal dan sprei
Selama di rumah aja, kamar tidur menjadi tempat ternyaman yang paling sering digunakan benar, bukan? maka dari itu penting sekali memperhatikan dan menjaga kebersihan kamar agar selalu nyaman untuk ditempati. Terutama sarung bantal dan sprei yang harus diganti setiap seminggu sekali. Karena setiap hari ketika kita berkeringat saat tidur minyak dan sebum yang keluar akan menempel di sprei, belum lagi debu dan bakteri lain yang dapat berpindah ke kulit kita sehingga akan memperparah breakout. Bayangkan jika kita tidak mengganti sprei lebih dari sebulan kuman dan bakteri yang ada di sprei sudah sebanyak apa, ya?
Tetap lakukan double cleansing dan gunakan skincare rutin kalian
Jangan mengira saat stay at home kulit wajah kita selalu bersih tanpa ada debu dan kotoran. Walaupun di rumah aja, kalian harus memastikan wajah benar-benar bersih dengan melakukan double cleansing. Skincare pun juga harus tetap digunakan, ya! Karena seharian berada di dalam rumah apalagi ruangan yang ber-AC akan membuat kulit wajah menjadi kering. Jangan lupa juga tetap pakai sunscreen setiap hari karena sinar UV tetap dapat menembus kaca jendela rumah kalian, lho! Sehingga jangan heran kalau di rumah aja tapi wajah menjadi kusam karena tidak diproteksi oleh sunscreen.
Jangan bergadang
Bergadang bisa menimbulkan berbagai masalah pada kulit wajah karena kurangnya produksi kolagen sehingga kulit wajah menjadi lebih mudah mengalami breakout. Selain itu, skincare yang kalian gunakan pada malam hari tidak akan bekerja secara maksimal, lho. Kualitas tidur yang baik dengan jangka waktu 7-8 jam bermanfaat sekali untuk meremajakan kulit. Kalian bisa, kok tidur tepat waktu dengan tidak bermain gadget 30 menit sebelum tidur.
Atur pola makan dan banyak minum air putih
Eits, jangan salah. Pola makan yang buruk juga dapat memicu timbulnya jerawat yang berujung breakout. Minyak yang terdapat pada makanan yang kita konsumsi akan membuat pori-pori kulit tersumbat sehingga timbul lah jerawat. Hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak serta kalori tinggi. Jangan lupa juga iringi dengan minum air putih yang cukup setiap hari agar terhindar dari dehidrasi serta dapat selalu menjaga kesehatan kulit wajah kalian, girls.
Berolahraga
Kalian bisa coba untuk perbaiki gaya hidup dengan berolahraga secara teratur di masa karantina. Dengan berolahraga, tubuh kalian akan mengeluarkan keringat yang berfungsi sebagai detoks untuk membersihkan pori-pori kulit. Ada banyak, kok aplikasi maupun program olahraga di internet yang dapat kalian coba selama di rumah aja. Setelah berolahraga sebaiknya segera mandi dan mencuci wajah agar keringat tidak menumpuk di pori-pori kulit wajah kalian.
Itulah 5 cara merawat wajah kalian agar tetap sehat dan terawat selama di rumah aja. Lakukan dengan rutin ya. Jangan biarkan breakout menjadi penghalang kebahagiaan kalian di masa pandemi ini. stay at home and stay safe everyone!
Nafisah Askarina
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Ponorogo
