Belajar Sejarah Jadi Lebih Seru Lewat Flashcard Jejak Samudera di MAS Al Asror
Tulisan dari Naia Sophianti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

MAS Al Asror, 19 Juli 2025 – Suasana kelas XI-E dan XI-D di MAS Al Asror terlihat berbeda saat pelajaran Sejarah berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025. Naia Sophianti, mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Semarang (UNNES), bersama dua rekannya Nina Aryani dan Jaza Ana Albirru, melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan media flashcard Jejak Samudera. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program LANTIP UNNES (Literate Agile Nurturing Trailblazing Innovative Problem Solving), sebuah program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa dalam praktik di sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengembangkan sumber daya manusia yang unggul.

Pembelajaran di kelas XI-E dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB (jam ke-2 dan ke-3), sementara kelas XI-D mendapatkan sesi pembelajaran pada pukul 10.45 WIB (jam ke-6 dan ke-7). Selama kegiatan, Naia dan timnya menerapkan model pembelajaran aktif menggunakan flashcard Jejak Samudera, media interaktif berisi informasi penting tentang tokoh, peristiwa, dan dampak penjelajahan samudera yang telah dirancang sendiri oleh Naia.
Siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil dan diberi waktu untuk mempelajari isi kartu bersama-sama. Setelah itu, fasilitator membacakan clue dari setiap kartu secara acak. Kelompok yang berhasil menjawab dengan benar mendapatkan satu poin. Kegiatan menjadi lebih seru karena kelompok dengan poin terbanyak akan menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah menarik. Hal ini membuat siswa lebih antusias, fokus, dan bersemangat mengikuti pelajaran.
Partisipasi aktif tampak jelas di kedua kelas. Siswa tidak hanya berlomba-lomba menjawab clue dengan tepat, tetapi juga menunjukkan kerja sama tim yang baik dan daya saing yang sehat. Model pembelajaran ini terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, jauh dari rasa bosan, dan sekaligus memperkuat pemahaman siswa terhadap materi sejarah penjelajahan samudera.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa LANTIP UNNES tidak hanya menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari, tetapi juga memberi dampak positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sejarah bisa dipelajari dengan cara yang kreatif, menyenangkan, dan tetap bermakna.

