Konten dari Pengguna

Healingku di Pantai Klayar

Nain Rahmadany

Nain Rahmadany

Tutor Math Ruangguru/ Solo Traveling/ Asli Yogyakarta/ Stay in Jakarta

Tulisan dari Nain Rahmadany tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini istilah healing memang banyak digunakan oleh kalangan masyarakat terutama generasi millenial. Istilah self healing sendiri merupakan proses penyembuhan diri dari luka batin yang tengah dirasakan seseorang. Proses healing dari setiap orang pun berbeda-beda, namun kebanyakan orang memilih melakukan healing dengan jalan-jalan atau berlibur disuatu tempat. Dengan melakukan liburan terkadang segala beban yang membuat dada sesak menjadi lebih terasa lega.

Salah satu tempat yang dirasa sangat cocok digunakan untuk melakukan healing adalah Pantai. Bermain di pantai tentunya merupakan momen yang sangat mengasyikan, apalagi jika pergi bersama teman dekat.

Bagi saya dan mungkin juga sebagian orang yang senang ke pantai, merasakan bahwa pantai dan air laut dapat menyegarkan pikiran. Sehingga tidak jarang orang mengatakan sebagai vitamin. Istilah yang mungkin pernah kita dengar, vitamin sea.

Banyak orang yang tidak ingin melupakan pengalaman berlibur ke pantai. Biasanya, mereka menuliskan pengalamannya dalam sebuah cerita pendek (cerpen) agar bisa terus diingat dan dibaca kembali kapanpun. Dan ini yang akan saya lakukan, menuliskan cerita healing saya saat pergi ke pantai.

Setiap hari kita selalu disibukkan dengan berbagai aktivitas yang tiada hentinya. Apa yang kita lakukan itu bisa dari hal-hal yang ringan hingga kadang dirasakan cukup menyita energi. Kesibukan setiap hari baik di rumah maupun di tempat kerja tidak pernah ada habisnya. Tugas dan pekerjaan baru datang silih berganti. Mungkin sering terjadi juga, apa yang sudah direncanakan akan diselesaikan justru dihentikan sementara demi tugas lain yang minta penyelesaian segera. Kondisi yang demikian, mau tidak mau akan memengaruhi suasana psikologis menjadi kurang nyaman yang berdampak pula pada kesehatan secara keseluruhan.

Apalagi, saya tinggal di daerah yang padat penduduknya. Kejenuhan dan penat sering hadir di sela-sela aktivitas yang mesti segera diselesaikan. Untuk itu, saya mesti pandai-pandai memanfaatkan waktu yang ada agar setiap aktivitas yang dikerjakan selalu merasa happy dan enjoy. Saya selalu berusaha agar dijauhkan dari stres dan tidak nyaman.

Beberapa hal yang membuat saya merasa nyaman dalam bekerja antara lain dengan mendengarkan musik yang disukai, sambil sesekali turut menyanyi juga. Misalnya sedang duduk untuk menulis, ada kalanya perlu berhenti sejenak agar tetap merasa rileks. Kegiatan menyapa rekan kerja, sharing tugas dan kewajiban bisa juga sebagai upaya refreshing untuk healing. Jadi prinsipnya, di lingkungan rumah maupun di tempat kerja mesti diciptakan suasana sekondusif mungkin agar seluruh orang yang ada merasa happy dan nyaman.

Pada saat menjelang hari libur, saya membuat planing untuk mengunjungi tempat-tempat rekreasi atau tempat-tempat istimewa, termasuk kuliner baru. Upaya ini dalam rangka self reward. Saya senang berkunjung ke pantai. Kali ini saya pergi ke salah satu pantai di Jawa Timur tepatnya di Pacitan, Pantai Klayar. Lokasi pantai yang memiliki pesona keindahan dengan ciri khasnya. Oleh karena itu, mengunjungi pantai saat sedang suntuk menjadi pilihan pertama dan utama saya.

Pemandangan di pantai pada sore hari saat matahari hendak tenggelam itu luarbiasa indahnya. Melihat deburan ombak yang seolah berkejaran menuju ke pantai itu pun bagaikan permainan zaman. Ia datang dan pergi silih berganti mengikuti irama bumi. Menginjakkan telapak kaki di atas pasir pantai yang lembut mampu menerbangkan segenap permasalahan menuju ke angkasa. Karena suasana pantai yang begitu asri dan sejuk inilah, yang membuat pantai Klayar sangat cocok untuk digunakan sebagai self healing.

Selain tempatnya yang indah, wisata yang dikelola oleh Pemerintah Daerah tergolong sangat murah, pasalnya cukup membayar parkir kendaraan saja untuk bisa memasukinya. Jika kendaraan roda dua dikenakan biaya Rp3.000, maka kendaraan pribadi roda empat dikenakan tarif sebesar Rp10.000, untuk elf Rp20.000 sedangkan untuk bus dikenakan biaya sebesar Rp30.000 saja. Sungguh terjangkau bukan?

Meskipun bukan hari libur, namun Pantai Klayar tetap ramai pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari dewasa, remaja, anak-anak, hingga balita sekalipun.

Julukan Pacitan sebagai surganya pantai di Jawa Timur bukan isapan jempol. Banyak pantai di Pacitan yang memesona dan mengundang decak kagum. Salah satunya Pantai Klayar. Bagi warga dan wisatawan domestik dari Pacitan, Pantai Klayar sudah tidak asing lagi, bahkan sudah sangat populer bagi mereka. Maklum, pantai ini merupakan salah satu tempat wisata paling favorit warga sekitar.

Pantai Klayar merupakan salah satu dari gugusan Pantai Laut Selatan yang menyimpan sejuta keindahan dan misteri yang membuat setiap pengunjung terpesona. Banyak yang mengatakan pantai ini berkelas dunia.

Pantai Klayar terletak di Desa Kalak, Kecamatan Donorejo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur yang dikembangkan dan dipromosikan Pemkab Pacitan sebagai destinasi wisata.

Wisatawan yang berkunjung dan datang dari arah Kota Pacitan hanya perlu mengikuti jalur bus Solo-Pacitan, kemudian belok kiri pada pertigaan Dadapan, dan belok kanan setelah tiba di Desa Candi.

Kemudian lurus terus menyusuri jalan tersebut sampai menemukan pertigaan. Seterusnya, pengunjung tinggal mengikuti arah menuju Pantai Klayar. Nah, pengunjung yang datang dari arah Yogyakarta bisa melewati Wonosari atau Gunung Kidul. Pengunjung mengambil arah lurus ke arah timur menuju daerah Pathuk. Dari Pathuk, pengunjung menuju arah Pracimantro, kemudian ke Giribelah, seterusnya melewati daerah Punung. Di sepanjang jalan Punung ada papan penunjuk arah menuju Pantai Klayar.

Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Klayar tidak perlu khawatir soal penginapan. Soalnya, di dekat pantai sudah banyak hotel berbintang dengan harga terjangkau. Sebut saja Hotel Istana Ombak Eco Resort, Pacitan.

Hotel bintang tiga ini berlokasi di Jl Kerapu, Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan. Hotel dengan konsep resort yang berlokasi di bibir pantai ini membuat para tamu dan wisatawan merasa betah dan nyaman.

Suasana yang tenang dan nyaman membuat Istana Ombak Eco Resort ini menjadi pilihan para wisatawan untuk menginap ataupun beristirahat setelah seharian menempuh perjalanan wisata ke pantai.

Istana Ombak Eco Resort menyediakan restoran, sepeda gratis, kolam renang luar ruangan, dan bar. Akomodasi ini menawarkan lounge bersama, taman, dan fasilitas olahraga air serta karaoke dan resepsionis 24 jam.

Tak heran bila Pantai Klayar ini menjadi inspirasi dalam pembuatan sebuah judul lagu musisi campursari Alm. Didi Kempot dengan judul Pantai Klayar.

Buat kalian yang ingin healing, nggak perlu jauh-jauh keluar negeri karena di Indonesia banyak tempat healing yang nggak kalah bagusnya. Cukup cari informasi sebanyak-banyaknya dari transportasi yang akan digunakan, penginapan yang dapat dijangkau dengan mudah hingga kawasan kuliner untuk pengganjal selama kegiatan healing serta budget yang masuk dengan isi kantong kita, bila memang sekiranya budget cukup besar ada baiknya menabung lebih dulu agar tidak menjadi sebuah halangan saat akan healing.

Jadi sudah adakah planning destinasi healing buat teman kumparan selanjutnya?

Pantai Klayar. Foto : Pribadi Milik Penulis