Konten dari Pengguna

Melihat Wajah Baru Ben Dina Hills, Objek Wisata Alam di Purbalingga

Naja Rafika dewi

Naja Rafika dewi

Mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Naja Rafika dewi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ben Dina Hills (Foto : Naja rafika dewi)
zoom-in-whitePerbesar
Ben Dina Hills (Foto : Naja rafika dewi)

Siapa yang tidak mengetahui Kabupaten Purbalingga, salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki banyak sekali objek wisata, baik objek wisata alam maupun buatan. Keindahan dan kesejukan alamnya membuat objek wisata yang ada di Purbalingga ramai dikunjungi. Salah satu objek wisata yang sering dan ramai dikunjungi adalah objek wisata Ben Dina Hills, yang berada di Desa Karangreja, Kabupaten Purbalingga.

Asal mula nama Ben Dina Hills diambil dari dua kata yaitu “Ben Dina” yang artinya setiap hari dan “Hills” yang artinya perbukitan. Kata Ben Dina diambil dari Bahasa Jawa, sedangkan kata Hills diambil dari Bahasa Inggris. Jadi, objek wisata Ben Dina Hills merupakan salah satu objek wisata alam yang menawarkan pemandangan berupa bukit yang dipenuhi pohon pinus.

Ben Dina Hills (foto : naja rafika dewi)

Wisata alam Ben Dina Hills sudah sangat dikenal di kalangan masyarakat Purbalingga, bahkan masyarakat luar daerah Purbalingga seperti Pemalang, Banyumas, dan daerah lainnya. Objek Wisata ini dibuka sejak tahun 2018, dengan berbagai wahana di antaranya karpet terbang, dan horse around. Namun, seiring berjalannya waktu objek wisata ini mulai sepi peminat, sehingga pada awal tahun 2020 objek wisata ini mulai melakukan pembaharuan wahana dan juga memperindah suasana di sekitar tempat wisata agar kembali menarik minat para pengunjung.

Setelah selesai dilakukan pembaharuan dan pembukaan kembali Objek Wisata Ben Dina Hills pada pertengahan tahun 2020, terdapat wahana baru yaitu wahana Ben Dina Toya. Wahana ini berupa kolam renang air dingin untuk orang dewasa dan anak-anak, fasilitas seperti bebek air dan bola plastik menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung terutama anak-anak. Dengan adanya wahana ini, objek wisata Ben Dina Hills kembali ramai dikunjungi, tidak hanya masyarakat sekitar tetapi juga masyarakat luar daerah.

Ben Dina Hills (foto : Naja rafika dewi)

Menurut saya, objek wisata Ben Dina Hills yang berada di kawasan lembah gunung slamet membuat objek wisata ini memiliki hawa yang sejuk. Banyaknya pohon pinus juga menambah keindahan dan ketenangan. Selain menikmati kesejukan, kenyamanan, dan keindahan pemandangan yang ditawarkan, di dalam objek wisata ini juga terdapat banyak spot foto yang menarik dan instagramable. Objek wisata ini menjadi salah satu rekomendasi tempat berlibur dengan keluarga ataupun sahabat ketika musim liburan tiba. Selain sebagai tempat berlibur, objek wisata ini juga dapat digunakan untuk acara lain misalnya reuni atau senam aerobik seperti yang dilaksanakan baru-baru ini.

Ben Dina Hills (foto : naja rafika dewi)

Mengikuti peraturan yang ada, Objek wisata Ben Dina Hills juga menerapkan protokol kesehatan dalam menerima pengunjung. Seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak ketika memasuki objek wisata ini. Tiket masuk objek wisata Ben Dina Hills ini termasuk terjangkau karena hanya Rp. 10.000/orang. Harga tiket yang murah dengan suguhan pemandangan yang indah menjadi alasan para pengunjung untuk kembali datang ke objek wisata ini.