Kumparan Logo

Pertamina Perkuat Distribusi BBM, Antrean di Sejumlah Wilayah Menurun

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah pengendara sepeda motor mengantre untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9/2026). Foto: Arnas Padda/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pengendara sepeda motor mengantre untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9/2026). Foto: Arnas Padda/ANTARA FOTO

PT Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan meningkatkan pelayanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Langkah ini dilakukan dengan mempercepat pengiriman BBM, menambah armada mobil tangki, mengoptimalkan operasional terminal dan SPBU, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan terus memantau ketersediaan stok dan penyaluran BBM secara berkala. Pengiriman juga diprioritaskan ke SPBU yang memerlukan tambahan pasokan dalam waktu cepat.

“Pertamina Patra Niaga terus mengintensifkan penyaluran BBM melalui penguatan pasokan, optimalisasi armada, dan pengaturan distribusi sesuai kebutuhan di lapangan. Koordinasi antara terminal BBM, mobil tangki, dan SPBU juga terus diperkuat agar pasokan dapat segera diterima dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Kitty melalui keterangannya, Rabu (28/10).

Berdasarkan hasil pemantauan operasional pada Selasa (27/10), antrean di Bali, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara telah kembali terkendali. Sementara itu, kondisi antrean di Lampung dan Gorontalo juga terus membaik, ditandai dengan tren penurunan.

Meski demikian, Pertamina Patra Niaga tetap meningkatkan pengawasan dan melakukan berbagai langkah penanganan untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM, mencakup penambahan armada mobil tangki dan optimalisasi kegiatan operasional terminal.

Di Jawa Timur, perusahaan menambah 41 mobil tangki melalui skema spot charter dengan total kapasitas 1.184 kiloliter (KL). Selain itu, sejumlah terminal dioperasikan selama 24 jam dan pelayanan di 17 SPBU yang beroperasi sepanjang hari turut dioptimalkan.

Pengendara antre membeli BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di Medan, Sumatera Utara, Kamis (16/7/2026). Foto: Yudi Manar/ANTARA FOTO

Di Sulawesi Utara, Pertamina Patra Niaga menambah 11 mobil tangki melalui skema spot charter dengan kapasitas total 200 KL. Operasional Integrated Terminal (IT) Bitung juga diperpanjang menjadi 24 jam.

Sementara itu, di Lampung, perusahaan memperkuat distribusi dengan menambah 20 mobil tangki berkapasitas total 320 KL. Pasokan tambahan juga dialihkan dari IT Palembang sebesar 120 KL.

Dalam skala nasional, Pertamina Patra Niaga memprioritaskan penyaluran BBM ke SPBU yang membutuhkan perhatian khusus. Perusahaan juga menyiapkan pengalihan pasokan dari terminal penyangga jika diperlukan serta menyesuaikan jadwal pengiriman mobil tangki dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah.

Pemantauan distribusi dilakukan hingga BBM tiba dan selesai dibongkar di SPBU untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai kebutuhan.

Kitty menyatakan, setiap wilayah memiliki tantangan distribusi yang berbeda, mulai dari peningkatan permintaan, jarak tempuh dan medan yang sulit, hingga kendala akses kapal ke terminal tertentu.

“Karena itu, langkah penanganan disesuaikan dengan kondisi lapangan, antara lain melalui pengalihan pasokan, percepatan pengiriman, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait,” sebut Kitty.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina Patra Niaga memperkuat pengawasan distribusi dan pengelolaan antrean di SPBU. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga terus dilakukan untuk mendukung kelancaran penyaluran serta memastikan distribusi BBM sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Perusahaan turut mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan menghindari pembelian secara berlebihan. Pertamina Patra Niaga akan terus memantau perkembangan stok dan kondisi SPBU, serta menyesuaikan langkah operasional berdasarkan kebutuhan di lapangan untuk menjaga kelancaran distribusi dan pelayanan kepada masyarakat.