Konten dari Pengguna

Bahaya Penggunaan Earphone saat Berkendara

najwa kurnia

najwa kurnia

saya seorang mahasiswa yang sedang membuat tugas artikel

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari najwa kurnia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengendara menggunakan earphone yang meningkatkan risiko kecelakaan. (sumber : https://chatgpt.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengendara menggunakan earphone yang meningkatkan risiko kecelakaan. (sumber : https://chatgpt.com)

Bahaya Penggunaan Earphone Saat Berkendara: Mengganggu Konsentrasi dan Melanggar Hukum

Di era digital saat ini, penggunaan earphone telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang menggunakannya untuk mendengarkan musik, podcast, atau bahkan menjawab panggilan telepon. Namun, ketika kita berbicara tentang berkendara, terutama berada di jalan raya yang padat atau di sekitar lintasan kereta api, penggunaan earphone bisa menjadi sangat berbahaya.

Salah satu risiko terbesar dari menggunakan earphone saat berkendara adalah mengabaikan lingkungan sekitar. Ketika kita terlalu terfokus pada suara yang datang dari earphone tersebut, kemampuan untuk mendengarkan suara penting saat berada di lingkungan sekitar, seperti:

1. klakson kendaraan lain,

2. sirine ambulans yang sedang darurat,

3. bahkan suara pejalan kaki menjadi tereduksi.

Ini bukan masalah kenyaman diri kita sendiri, tetapi ini sudah termasuk masalah keselamatan.

Gambar tersebut sedang berkendara di jalan dan melanggar hukum (sumber : https//chatgpt.com)

3 alasan dilarang menggunakan earphone saat berkendara, yaitu:

1. Gangguan Konsentrasi dan Risiko Kecelakaan

Sudah banyak berita kecelakaan yang terjadi karena pengemudi tidak menyadari situasi berbahaya yang mendekat pada dirinya. Dengan demikian, penggunaan earphone dapat membuat kita merasa aman dan nyaman, tetapi pada kenyataannya, justru meningkatkan risiko kecelakaan. Selain mengganggu pendengaran, earphone juga dapat membagi konsentrasi kita.

Berkendara memerlukan perhatian penuh terhadap berbagai aspek, dari kondisi jalan hingga perilaku pengguna jalan lainnya. Ketika kita mendengarkan musik, fokus kita bisa teralihkan dan bisa menyebabkan kita melewatkan tanda-tanda penting di jalan atau tidak merespons dengan cepat terhadap situasi darurat. Hal ini bisa berakibat fatal jika terjadi perubahan mendadak di jalan.

2. Contoh Nyata dan Dampak Hukum

Ada banyak contoh nyata dimana penggunaan earphone telah menyebabkan kecelakaan serius. Kecelakaan ini tidak hanya merugikan pengemudi itu sendiri, melainkan orang yang berada di sekitarnya. Kita harus ingat bahwa berkendara bukan hanya tentang diri kita sendiri, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap keselamatan orang lain. Ketika kita memilih untuk menggunakan earphone saat berkendara, kita secara tidak langsung mengambil risiko yang cukup besar, bukan hanya diri kita sendiri, tetapi juga untuk pengguna jalan lainnya.

Di banyak negara, termasuk Indonesia, menggunakan earphone saat berkendara dapat dianggap sebagai pelanggaran hukum. Selain bahaya fisik, menggunakan earphone saat berkendara juga melanggar aturan lalu lintas yang ada. Di Indonesia, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan melarang pengemudi melakukan aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi saat berkendara. Pelanggaran ini dapat berujung pada sanksi tilang. Meskipun penegakan hukum terhadap pelanggaran ini mungkin belum sepenuhnya diterapkan, risiko terkena tilang tetap ada, dan menambah beban psikologis bagi pengendara. Ini menunjukkan bahwa masyarakat dan pemerintah menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh kebiasaan ini. Namun, lebih dari itu, sekadar mematuhi hukum, ada aspek etika yang perlu di pertimbangkan . Apakah kita benar-benar peduli dengan keselamatan orang lain, atau apakah kita lebih memilih kenyamanan pribadi di atas keselamatan?

3. Dampak Kesehatan dan Etika Berkendara

Dari segi kesehatan, ada juga kekhawatiran mengenai dampak penggunakan earphone secara terus-menerus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan radiasi dari perangkat elektronik yang digunakan di telinga kita dapat meningkatkan risiko tumor dan kelenjar liur. Meskipun ini masih dalam tahap penelitian lebih lanjut, potensi risiko kesehatan juga seharusnya menjadi pertimbangan tambahan bagi pengguna earphone saat berkendara

Dalam kesimpulannya, saya percaya bahwa penggunaan earphone saat berkendara adalah kebiasaan yang perlu kita hentikan. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan. Mari kita tingkatkan kesadaran akan risiko ini dan memilih untuk tetap selalu berwaspada dan fokus saat berada di jalan. Dengan demikian kita dapat menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi semua orang.

Najwa Kurnia Ningtiyas Rusli, mahasiswi Strata 1 (S1) Sistem Informasi Universitas Pamulang

Tugas Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

Dosen Pengampu : Mawardi Nurullah, M.Pd