Serunya Belajar Kebersihan Lewat Layar: Menonton Film Edukasi Bersama Anak-Anak

Mahasiswa S1 program studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Nabila Nurul Alfatikhah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malang – Jumat, 5 Juli 2024, Kelompok 77 KKN JANTRA UB mengadakan kegiatan edukasi menonton bersama anak-anak Desa Tamansatriyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.
Pada hari yang cerah ini, Kelompok 77 yang beranggotakan 19 mahasiswa/i dari FISIP dan FIB Universitas Brawijaya ini menyelenggarakan acara di Balai Desa, yang bertujuan untuk mengedukasi anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Film yang diputar dipilih dengan cermat untuk menyampaikan pesan tentang cara menjaga kebersihan dan jenis-jenis sampah. Setelah pemutaran film, di adakan sesi games di mana mahasiswa mengajak anak-anak untuk berlomba-lomba untuk memasukan sampah sesuai dengan tempatnya.
Anak-anak dari berbagai kalangan berkumpul di sebuah acara yang tak hanya menghibur, tetapi juga memberi pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. IAB: Ingat, Ambil, Buang; menjadi slogan penting pada kegiatan ini. Mahasiswa yang memandu acara menanamkan ketiga hal tersebut demi meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap perlunya menjaga kebersihan di sekitar mereka.
Pada awal acara, anak-anak diminta untuk menulis nama mereka pada daftar absensi yang sudah disediakan. Suasana keceriaan terpancar dari wajah-wajah kecil yang penuh semangat untuk belajar hal baru. Mereka dipersilahkan duduk di tempat yang sudah disiapkan dengan didampingi mahasiswa sebagai kakak pendamping.
Acara dimulai pada pukul 14.30, suara riuh anak-anak menjadi harmoni ketika film pendek tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan diputar. Dalam durasi film selama 17 menit, anak-anak terpaku menyaksikan gambaran nyata betapa kebersihan lingkungan sangat berpengaruh bagi kesehatan dan keindahan hidup.
Setelah film selesai diputar, suasana berubah menjadi hangat dengan sesi tanya jawab selama 15 menit. Anak-anak tak ragu-ragu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh MC tentang cara membuang sampah pada tempatnya, memilah jenis-jenis sampah sesuai golongannya, larangan untuk membakar sampah, serta bagaimana caranya menjaga lingkungan yang baik dan benar. Kemudian acara dilanjutkan dengan bermain games, kelompok-kelompok kecil dibentuk agar mempermudah ketika bermain games.
Games yang dimainkan adalah games memilah sampah, dimana anak-anak diminta mengumpulkan sampah sesuai kategorinya secara berkelompok, kelompok yang mengumpulkan sampah sesuai kategori dengan waktu paling cepat adalah pemenangnya. Games kedua adalah tebak gaya dimana anak-anak diminta berbaris lalu orang pertama akan memperagakan kata yang dibisikkan kakak pendamping, mereka akan memperagakan gaya bergantian secara berurutan, orang terakhir harus menebak kata apa yang di peragakan. Kelompok yang berhasil menebak paling banyak adalah pemenangnya.
Kemudian, di akhir acara, setelah semua rangkain inti acara selesai, acara dilanjutkan dengan sesi awarding penyerahan hadiah kepada kelompok pemenang, setelah itu anak-anak diminta untuk berbaris bersama kakak pendamping untuk melakukan sesi dokumentasi. Setelah sesi dokumentasi selesai, acara pun ditutup oleh MC. Anak-anak diingatkan kembali akan pentingnya peran mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari.
Acara ini bukan sekedar menonton film, tetapi sebuah perjalanan edukasi yang membawa pengaruh positif bagi masa depan lingkungan. Dengan harapan bahwa setiap anak membawa pulang semangat untuk bertindak nyata, acara ini sukses menggugah kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama-sama.
