Konten dari Pengguna

Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UM Melalui Program Sosialisasi & Penanaman TOGA

NANDA LAILATUL

NANDA LAILATUL

Mahasiswa S1 Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Malang

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari NANDA LAILATUL tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahukah kalian apa itu TOGA?

Tentu saja kalian sudah tidak asing lagi dengan yang dinamakan TOGA. TOGA merupakan kepanjangan dari Tanaman Obat Keluarga. TOGA ini juga biasanya dikenal dengan sebutan tanaman herbal. Banyak sekali manfaat yang didapatkan dari pengolahan tanaman herbal ini. Salah satu yang umum kita temui adalah obat-obatan herbal. Jika bicara mengenai obat-obatan herbal, saat ini mungkin bisa dikatakan bahwa obat-obatan herbal jarang digunakan. Hal ini dikarenakan perubahan zaman yang menjadikan obat-obatan herbal tersebut tergantikan dengan obat kimia yang dibuat dengan resep dokter. Sayang sekali, padahal jika kita dapat memanfaatkan pengelolaan tanaman herbal, akan sangat bermanfaat.

Jika dilihat lebih dalam, tanaman herbal di Indonesia tersedia berbagai macam. Jika generasi muda dapat memanfaatkannya dengan baik, mungkin negara kita bisa dikenal lebih luas oleh negara lain karena pemanfaatan tanaman herbal tersebut. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran para generasi muda untuk lebih bisa memanfaatkan pengolahan tanaman herbal tersebut. Edukasi, Sosialisasi, dan Pengenalan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang dilakukan kepada anak-anak yang menempuh sekolah rendah merupakan solusi yang bagus untuk menanamkan kesadaran akan pengolahan TOGA sejak dini. Kebiasaan sejak dini bagi anak-anak akan terbawa sampai dengan dewasa. Oleh karena itu, sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah anak-anak sekolah dasar lebih tepatnya peserta didik SD Negeri Ketangirejo 1 Pasuruan.

Kegiatan Sosialisasi Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

Mahasiswa S1 Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Malang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini didampingi oleh beberapa mahasiswa lainnya yang tergabung dalam peserta Kampus Mengajar Angkatan 3.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi dalam 3 tahapan, yakni pengenalan, perencanaan, dan pelaksanaan. Tahapan pertama dalam kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dengan mengenalkan pengetahuan dasar mengenai TOGA kepada peserta didik. Dalam tahapan ini, peserta didik diberikan materi pengertian, jenis-jenis, dan manfaat TOGA bagi kesehatan. Selanjutnya, tahapan kedua yaitu tahapan perencanaan. Pada tahapan ini, peserta didik diberikan penjelasan dan contoh mengenai cara menanam TOGA dan cara merawatnya. Tahapan ini merupakan tahapan yang penting untuk dipahami oleh peserta didik sebelum memulai untuk melakukan penanaman TOGA.

Kegiatan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Oleh peserta Didik. (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

Tahapan terakhir yaitu tahapan pelaksanaan. Tahapan ini berisi kegiatan penanaman TOGA yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai contoh yang kemudian diikuti oleh peserta didik. Tahapan ini juga dilengkapi dengan tahapan pembinaan yang kemudian peserta didik diminta untuk merawat dan menyiram tanaman mereka masing-masing. Tahapan pelaksanaan tersebut merupakan tahapan akhir dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat dalam program Edukasi, Sosialisasi, dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) ini diharapkan peserta didik memahami dan mengerti mengenai pengolahan TOGA yang dapat sangat bermanfaat bagi kesehatan. Diharapkan juga dari kegiatan yang telah dilakukan, dapat membawa kebiasaan baik dalam merawat dan melestarikan TOGA di kehidupan sehari-hari serta dapat menyalurkan ilmu yang didapatkan kepada masyarakat luas.

Pengabdian Masyarakat Melalui Program Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Peserta Didik. (Sumber : Dokumentasi Pribadi)