Konten dari Pengguna

Budaya Lokal di Antara Perkembangan Media Sosial

Naswa Aulia Khairunissa

Naswa Aulia Khairunissa

Siswi SMP Trenmatika

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Naswa Aulia Khairunissa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia memiliki beragam budaya dari berbagai macam daerah. Budaya tersebut merupakan bagian penting dari negara kita, sehingga harus dilestarikan. Dalam hal ini, kita dapat melestarikannya dengan media sosial. Namun, penggunaan media sosial yang semakin sering juga dapat membuat masyarakat kehilangan ketertarikannya dengan budaya mereka sendiri dan menyebabkan beberapa budaya dilupakan. Hal ini mengakibatkan timbulnya pro dan kontra mengenai pengaruh media sosial bagi budaya lokal.

Sumber: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: freepik.com

Sebagian masyarakat berpendapat bahwa budaya lokal seharusnya tidak dicampuri oleh teknologi karena dianggap dapat menghilangkan nilai luhur yang sudah tertanam di suatu budaya.Namun, masyarakat mulai mencampuri berbagai budaya lokal dengan budaya yang lainnya. Dengan demikian, budaya lokal sedikit demi sedikit akan menghilang. Misalnya, baju kebaya mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Di sisi lain, sosial media membuat semakin dikenalnya suatu budaya. Ramainya masyarakat yang mendokumentasikan dan mempublikasikan budaya lokal dapat mendorong orang luar untuk mengenal budaya Indonesia. Adanya sosial media juga memperluas berbagai informasi tentang berbagai budaya lokal. Generasi muda juga dapat mengembangkan kreativitasnya dalam menyebarkan dan memperkenalkan budaya lokal Indonesia di media sosial.

Berdasarkan hal di atas, ada pihak yang menentang maupun yang mendukung adanya sosial media bagi budaya lokal. Budaya sebaiknya dijaga agar nilai luhurnya tidak terganggu atau bahkan hilang. Ada baiknya juga kita membagikan dan memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat lain melalui media sosial. Oleh karena itu, kita harus bijak dalam menggunakan media sosial.

Catatan: Tugas kelompok 2 (Akhtara, Danish, Naswa, dan Shasya)