Damkar Tertimpa Reruntuhan Saat Bongkar Gedung DLH, Pramono: SOP Akan Diperbaiki
·waktu baca 3 menit

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait insiden mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang tertimpa reruntuhan bangunan saat proses pembongkaran gedung lama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta di kawasan Cililitan, Jakarta Timur.
Pramono memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan evaluasi dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Ya ini kan namanya juga insiden. Insiden itu kan bukan sesuatu yang secara terus-menerus ataupun rutin,” kata Pramono di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).
Pramono menjelaskan, aktivitas pembongkaran tersebut pada dasarnya telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas.
Menurut dia, penerapan SOP tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko dalam setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja.
“Pokoknya gini, di Jakarta ini hampir semua aktivitas yang menimbulkan ataupun punya risiko kecelakaan sebenarnya SOP-nya sudah distandarkan,” ujarnya.
Meski demikian, Pramono mengakui masih terdapat kemungkinan terjadinya insiden di lapangan. Karena itu, Pemprov DKI terus melakukan pemantauan terhadap berbagai kegiatan yang memiliki risiko keselamatan kerja.
“Bahwa kemudian ada case satu-dua, ada. Karena memang sekarang ini tetap kita monitor untuk itu,” tutur dia.
“Tapi intinya hal-hal seperti itu akan kita perbaiki,” sambungnya.
Sebelumnya, sebuah mobil pemadam kebakaran tertimpa reruntuhan bangunan saat proses pembongkaran sebuah gedung di kawasan Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu (6/6).
Menurut keterangan warga sekitar, mobil Damkar saat itu sedang beroperasi menyemprotkan air untuk mengurangi debu pembongkaran gedung dan membantu proses pengerjaan alat berat. Namun, sebagian reruntuhan bangunan diduga ambruk dan menimpa kendaraan tersebut.
“Iya kan nyemprotnya tujuannya biar enggak beledug, debu enggak ke mana-mana tujuannya. Itu juga kerja sama mas,” ujar Sukidi (41), warga sekitar yang berdagang di sekitar lokasi kejadian.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan petugas Damkar yang tertimpa reruntuhan bangunan dalam kondisi stabil dan telah mendapatkan penanganan medis.
Humas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat kegiatan pembongkaran berlangsung pada bangunan lama yang sudah tidak digunakan di Jalan Mandala V, Kelurahan Cililitan.
“Pada saat proses pembongkaran berlangsung, salah satu tiang kolom bangunan lama roboh dan mengenai kendaraan operasional Damkar yang berada di sekitar area kegiatan,” ujar Yogi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/6).
Yogi menjelaskan, di dalam kendaraan tersebut terdapat dua petugas Damkar. Salah satu di antaranya terdampak dan segera dievakuasi ke RS Polri untuk mendapatkan penanganan medis.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, termasuk CT scan, kondisi petugas saat ini stabil. Sesuai prosedur medis, yang bersangkutan masih menjalani observasi selama 24 jam untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap baik,” lanjut Yogi.
