Belajar di Balik Layar Dunia Penerbitan: Pengalaman Magang di Penerbit Erlangga
Tulisan dari Nathania Zahra Isaura tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Magang di Penerbit Erlangga memberikan kesempatan bagi saya untuk melihat secara langsung proses panjang di balik sebuah buku. Buku yang kita baca sehari-hari sering kali hadir sebagai produk yang tampak utuh. Sampulnya telah dirancang, halaman-halamannya tersusun rapi, serta ilustrasi dan teks berada pada tempatnya. Namun, di balik bentuk akhir tersebut terdapat rangkaian pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, kreativitas, kesabaran, dan kerja sama dari banyak pihak
Sebagai mahasiswa Manajemen, berada secara langsung di lingkungan kerja menjadi kesempatan bagi saya untuk memahami bagaimana proses kerja profesional berlangsung. Selama menjalani pengalaman magang ini, saya tidak hanya mengenal lingkungan penerbitan, tetapi juga terlibat dalam beberapa pekerjaan yang berkaitan dengan pengembangan dan penyempurnaan buku pembelajaran.
Mengenal Proses Penerbitan Selama Magang
Salah satu pekerjaan yang saya lakukan adalah menyusun indeks buku. Dalam prosesnya, saya perlu memahami isi buku, menentukan istilah yang relevan, serta memastikan nomor halaman sudah sesuai. Dari pekerjaan ini, saya belajar bahwa bagian yang terlihat sederhana sekalipun membutuhkan ketelitian agar dapat membantu pembaca menemukan informasi dengan mudah.
Saya juga melakukan pengetikan ulang buku lama sebagai bahan untuk dikembangkan menjadi e-book. Kegiatan ini membuat saya melihat bagaimana dunia penerbitan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui penyediaan materi dalam bentuk digital.
Mengembangkan Tampilan dan Materi Pembelajaran
Selain mengolah teks, saya juga melakukan pengeditan buku menggunakan Canva, mulai dari menyesuaikan tata letak, jenis dan ukuran huruf, hingga elemen visual. Dari proses tersebut, saya memahami bahwa tampilan buku pembelajaran tidak hanya perlu menarik, tetapi juga harus nyaman dibaca dan mampu menyampaikan informasi dengan jelas.
Dalam pengalaman magang ini, saya juga mendapat kesempatan untuk menyusun dan menyesuaikan soal berdasarkan video pembelajaran serta merevisi bagian Product Launchpad. Revisi dilakukan mulai dari konsep kegiatan, alat dan bahan, hingga langkah pembuatan produk. Dari proses tersebut, saya belajar menyusun kegiatan yang tidak hanya menarik, tetapi juga mudah dipahami dan sesuai untuk siswa.
Belajar dari Setiap Proses
Selama menjalani magang, saya menyadari bahwa dunia penerbitan membutuhkan keseimbangan antara ketelitian dan kreativitas. Proses revisi yang dilakukan juga mengajarkan saya untuk lebih terbuka terhadap masukan, memperhatikan detail, serta terus memperbaiki hasil pekerjaan.
Pengalaman magang di Penerbit Erlangga membuat saya memahami bahwa sebuah buku yang sampai ke tangan pembaca telah melalui banyak proses yang mungkin tidak terlihat. Bagi saya, pengalaman ini bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar beradaptasi, mengembangkan keterampilan, dan mengenal dunia kerja secara lebih dekat.
Dari setiap halaman yang diperiksa, desain yang diperbaiki, hingga ide yang dikembangkan, saya belajar bahwa proses di balik sebuah buku memiliki cerita dan pembelajaran yang tidak kalah menarik dari isi buku itu sendiri.

