Konten dari Pengguna

Rasa Takut Saat Berada di Ruangan Liminal

Nawal Najla Azula

Nawal Najla Azula

Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum Universitas Slamet Riyadi

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nawal Najla Azula tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Photo by KoolShooters from Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Photo by KoolShooters from Pexels

Merasakan hal aneh di suatu ruangan atau bangunan, masih berpikiran karena tempat tersebut berhantu ?

Pernah merasakan tidak nyaman di suatu tempat ? Hal tersebut bukan berarti tempat tersebut berhantu. Ada rasa cemas dan gelisah yang dirasakan saat berada di tempat tersebut. Bagi yang belum tahu, ternyata perihal tersebut dinamakan liminal space. Saat berada di tangga darurat, ruang tunggu, lorong, perpustakaan yang sudah tutup, parkiran kosong, kampus atau sekolah saat malam hari, bangunan yang sudah terbengkalai, berada di dalam lift, tempat bermain anak yang kosong, jalanan yang sepi di malam hari, dan galeri seni yang kosong. Pada saat berada di ruangan tersebut kita akan merasakan hal aneh, itu merupakan hal yang wajar.

Liminal space berasal dari bahasa latin yaitu “limen”, yang artinya ambang atau transit. Tempat transit atau tempat mampir, di ruangan tersebut kita tidak memiliki tujuan khusus saat berada di sana, sebab ruangan yang termasuk kedalam liminal space bukan tempat utama sebab hanya tempat kegiatan pendukung saja. Istilah liminal space ini juga memiliki beberapa tipe, yang akan di bahas di sini adalah tipe physical liminal space.Tipe ini merupakan liminal space yang dapat dilihat wujud dan fisiknya, yaitu contohnya berupa ruangan atau bangunan.

Pada saat seseorang berada di ruangan liminal, banyak dari mereka yang tidak bisa mengontrol diri mereka yang akhirnya membuat persepsi-persepsi buruk timbul di kepalanya. Biasanya mereka mengganggap ruangan atau bangunan tersebut berbahaya atau seakan-akan sedang berada di dimensi lain, padahal apa yang dia gambarkan di kepalanya belum tentu seperti kenyataannya. Rasa aneh yang kita rasakan timbul karena merasa kegiatan di dalamnya hilang maka kepala kita mengartikan bahwa ada yang salah dari tempat tersebut, seperti halnya saat berada di mall yang sudah tutup dan kita disana hanya seorang diri. Mall yang biasanya kita lihat ramai lalu lalang orang berjalan, tapi pada saat waktu tertentu menjadi berbeda, dan diri kita merasakan hal aneh yang tidak dapat didefinisikan secara jelas oleh diri kita sendiri.

Ruangan liminal biasanya menimbulkan disorientasi antara persepsi dan realita. Yang menjadi ciri khusus sebuah ruangan atau tempat dikatakan sebagai liminal space yaitu :

  1. Sebagai tempat penghubung antara awalan dan tujuan, jadi tempat tersebut hanya ditempati sejenak saja.

  2. Kebanyakan orang merasa tidak nyaman saat berada di sana seperti kegelisahan, ketakutan, dan terkadang tempat tersebut mengingatkan nostalgia atau merasa sedang bermimpi.

  3. Biasanya tempatnya gelap atau situasinya pada malam hari atau memiliki pencahayaan yang tidak alami.

  4. Tidak ada aktivitas manusia di dalam bangunan atau ruangan tersebut.

Ruangan liminal dapat mempengaruhi perasaan seseorang dengan rasa yang berbeda-beda

Photo by Erik Mclean from Pexels

Bagi yang memiliki anxiety disorder atau gangguan kecemasan sebaiknya menghindari tempat-tempat yang tergolong kedalam liminal space, walaupun terdapat beberapa jenis-jenis anxiety disorder akan tetapi lebih baik menghindari apabila gangguan kecemasan tersebut susah untuk dikendalikan. Siapa tahu tempat yang tergolong kedalam liminal space termasuk pemicu timbulnya anxiety dirimu.

Dilansir dari alodokter.com, yang menjelaskan jenis-jenis anxiety disorder atau gangguan kecemasan beserta gejalanya. Salah satu jenis anxiety disorder yaitu fobia, yang membuat penderitanya memiliki rasa takut yang berlebihan dan cenderung tidak rasional terhadap situasi tertentu, contoh pemicu fobia seperti tempat yang gelap atau ruangan tertutup. Selain itu jenis lainnya dari anxiety disorder yaitu gangguan panik, yang mana penderita bisa merasa takut atau panik tanpa alasan yang jelas yang dapat muncul kapan saja.

Kecemasan yang merupakan keadaan dimana dirinya merespon kondisi dan situasi dengan merasa tidak nyaman dan ketidaknyaman tersebut membuat dirinya merasa terancam, hal tersebut yang biasanya dirasakan kebanyakan orang yang saat sedang berada di ruangan liminal. Kecemasan yang timbul karena berkaitan dengan perhatian dirinya terhadap situasi dan kondisi saat itu, hal tersebut disebabkan karena fase ketidakjelasan dan ketidaktahuan.

Akan tetapi, terdapat beberapa orang malah menikmati dan menemukan hal yang menarik dari liminal space, dengan memvisualisasikan liminal space dalam bentuk karya seni seperti foto dan lukisan. Ruangan yang biasanya terikat dengan aktivitas manusia dalamnya, pada saat tertentu malah menjadi kosong dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya, pasti akan merasakan ada yang salah saat berada diruangan tersebut. Kalau kamu bagaimana, merasa tenang atau cemas saat berada di ruang liminal ?