Konten dari Pengguna

Tindakan Pembullyan Menimbulkan Gangguan Mental Pada Seseorang

nayla azziza

nayla azziza

Mahasiswa Fakultas Hukum Prodi Studi Ilmu Hukum S1 Universitas Pamulang

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari nayla azziza tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bullying (Sumber: https://www.istockphoto.com/id/search/2/image-film?family=creative&phrase=bullyin)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bullying (Sumber: https://www.istockphoto.com/id/search/2/image-film?family=creative&phrase=bullyin)

Sering kita lihat banyak sekali yang merasakan pembullyan sejak dini mengakibatkan kerusakan mental , Karena pembullyan dari sejak dini akan membekas saat dewasa.

bullying berpengaruh signifikan pada kesejahteraan mental dan emosional korban, menyebabkan gangguan seperti stres, depresi, kecemasan, dan bahkan bunuh diri.

Dengan mengatasi pembullyan harus berkonsultasi seperti ke psikolog Dan terbuka dengan orang tua.

Bullying pada fisik yang membuat mental tertekan adalah

Contoh :

• Menonjok Dan mendorong

Bullying verbal

Contoh :

• Mengancam

• Menuduh

• Mempermalukan orang di depan orang banyak

Bullying social

Contoh :

• Mendorong orang lain di sekitar untuk mengucilkan orang lain

Cyberbullying

Contoh :

• menjelek kan atau menyebarkan kebohongan orang lain seperti mengirim pesan atau meniru identitas orang lain

Bullying rasial

Contoh : Menghina atau menjelek kan warna kulit Dan ras

Jalan keluarnya dengan harus ada komunikasi dua arah ( terbuka apapun terjadi yang di alami di sekolah dan di sekitar ) Harus berani melawan bila memang kita tidak bersalah

Anak tidak terbiasa terbuka dengan guru dan orang tua apapun yang terjadi di sekolah yang mengakibatkan anak di bully.

Tapi pihak guru harus menindaklanjuti laporan yang dialami murid yang terbully.

Pembullyan merupakan bentuk penindasan yang dapat menyebabkan gangguan mental serius pada korban, termasuk stres, depresi, dan kecemasan, bahkan berujung pada bunuh diri. Tindakan ini dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti fisik, verbal, sosial, cyberbullying, dan bullying rasial. Untuk mengatasi pembullyan, penting adanya komunikasi terbuka antara anak, orang tua, dan guru. Dukungan dari lingkungan sekitar sangat diperlukan untuk mendorong korban melaporkan kejadian yang dialami. Dengan demikian, penanganan yang tepat dapat membantu mencegah dampak jangka panjang dari pembullyan.

Nayla Nur Azziza