Konten dari Pengguna

Gaya Hidup Sehat, Komunitas Gowes Berbagi Takjil di Jalur Pendestrian Sudirman

Nazhori Author

Nazhori Author

Jurnalis Filantropi, Kembali kepada yang Maha Pemberi Bentuk

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nazhori Author tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komunitas Gowes "B2W" dan Lazismu menggelar Tebar takjil di Kawasan Sudirman
zoom-in-whitePerbesar
Komunitas Gowes "B2W" dan Lazismu menggelar Tebar takjil di Kawasan Sudirman

Kawasan Sudirman masih terpantau ramai. Pengendara lalu-lalang, Jum’at sore itu. Ada pekerja yang pulang bekerja lebih awal, sebagian pulang bekerja menjelang waktu magrib. Sementara itu, pekerja yang berjalan kaki bergegas menuju Stasiun MRT Dukuh Atas (13/3/2026).

Di seberang menara perkantoran, komunitas sepeda gowes berkumpul di jalur pendestrian. Terdapat dua unit sepeda dengan warna berbeda menyita perhatian. Sepeda berwarna kuning dan jingga itu, bentuk dan desainnya tak seperti sepeda yang biasa ditemukan di keseharian kita.

Dengan dua kemudi, pedal berada di sisi paling belakang kemudi. Di tengahnya terdapat kargo (carrier) untuk membawa barang, kata Sanny T. Wijaya, Koordinator Kemitraan dan Gerakan Sosial dari komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia, yang aksi bareng dengan Lazismu untuk tebar takjil.

“Aksi sosial lewat berbagi takjil dengan makanan siap santap, dibagikan cuma-cuma untuk para pengemudi raksi, ojek online, penjual kopi keliling, petugas kebersihan dan keamanan serta masyarakat pengguna jalan yang ada di sekitar kegiatan,” kata Sanny pegiat gowes.

Menurutnya, kepedulian sosial ini merupakan bentuk perpaduan gaya hidup sehat dan empati komunitas pesepeda terhadap masyarakat yang masih bekerja menjelang berbuka puasa. “Relawan dari Bike to Work Indonesia dan amil Lazismu turun langsung menyapa pekerja,” pungkasnya.

Sanny mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan mengapresiasi atas sinergi yang dilakukan. Ia menyatakan, kerja sama tersebut menjadi aksi nyata untuk peduli terhadap sesama dalam menebar kebaikan di bulan suci ramadan.

Seorang penerima manfaat tebar takjil tersenyum bahagia jelang buka puasa

Gowes untuk Kepedulian Sosial

Mengayuh sepeda bagi anggota komunitas Bike to Work Indonesia tidak melulu aktivitas kerja, dalam pengertian yang lebih luas, bisa untuk menjaga kesehatan atau gaya hidup ramah lingkungan. Mereka membawa pesan juga untuk kepedulian sosial kepada sesama.

Penangung Jawab Tebar Takjil Program Ramadan Lazismu, Alfan Rivera, menyambut baik kolaborasi bersama Bike to Work Indonesia. Hari Jum’at itu, kata Alfan, titik kumpulnya tepat di Biket to Work Charter Jakarta Pusat, yang dekat dari hotel All Seasons Hub Dukuh Atas.

“Kegiatan berlangsung pukul 16.00 WIB. Persiapan dilakukan dengan seratusan paket takjil yang dibawa dengan sepeda kargo (carrier). Jenis sepeda yang biasa digunakan kegiatan sosial oleh komunitas gowes seperti B2W,” ujarnya.

Alfan berharap agar kegiatan sosial seperti ini terus digaungkan dan dilaksanakan. Selaras dengan spirit tersebut, bersinergi dengan komunitas sepeda ramah lingkungan bisa memberikan dampak yang lebih bermanfaat.

Penerima manfaat tebar takjil menyambut antusias. Pengendara ojol, taksi online, dan pedagang musiman di sekitar lokasi, kata salah seorang pekerja yang juga menerima paket takjil. Seraya mengucapkan terima kasih, Ia berujar, saat jelang waktu berbuka tidak sempat untuk mencari beli takjil.

“Program tebar takjil dari Lazismu dan Bike to Work sangat bermanfaat bagi kami yang belum sempat membeli takjil. Makanan dan minuman ringan ini cukup untuk berbuka puasa,” pungkasnya.

Di penghujung aksi berbagi tebar takjil, komunitas Bike to Work Indonesia, berpesan untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial. Dengan menyisihkan sebagian rejeki melalui Lazismu, kita bisa menjemput 10 hari terakhir dengan kebajikan yang penuh berkah untuk berbagi kepada yang membutuhkan.