Semangat Tadarus Bulan Ramadan Pelajar SD Terima Bantuan 64 Mushaf Al-Quran Baru

Jurnalis Filantropi, Kembali kepada yang Maha Pemberi Bentuk
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Nazhori Author tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

KOTA LINTANG – Nasib anak-anak sekolah dasar menjadi perhatian bersama ketika para relawan dan amil melakukan kunjungan kemanusiaan ke wilayah terdampak banjir di Kota Lintang, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Senin (9/3/2026).
Dalam rangka membangkitkan semangat belajar di bulan suci Ramadan, amil dan relawan kemanusiaan Lazismu menyalurkan bantuan kepada adik-adik sekolah dasar dalam bentuk 64 mushaf Al-Quran di SD Negeri Kota Lintang.
Kepala Sekolah SD Negeri Kota Lintang, Tusman, bersyukur di tengah ujian pendidikan pascabencana, pasalnya, murid-muridnya masih tetap ceria untuk bersemangat belajar. Terlebih lagi di bulan Ramadan, murid-murid menerima bingkisan berupa mushaf Al-Qur’an baru dari Lazismu.
“Penyaluran bantuan ini manganugerahkan spirit dan motivasi kepada para murid. Anak-anak supaya tidak patah arang, terus giat belajar untuk masa depan,” pesan Tusman merasa bahagia.
Tusman mengatakan meski sedang berada di tengah situasi yang baru bangkit pascabencana, para siswa dengan Ikhlas masih tetap belajar di tengah keterbatasannya. Karena itu, mewakili sekolahnya Ia menghaturkan terima kasih kepada para donatur atas kepeduliannya memberikan bantuan langsung ke sekolah.
Dalam perhelatan ke lokasi bencana, Ahmad Imam Mujadid Rais selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, turut memberikan pesan kepada para siswa dan guru untuk tetap kuat menerima ujian musibah. Ia menilai tentang pentingnya momentum Ramadan sebagai waktu yang istimewa mendekatkan diri kepada kitab suci.
"Bersamaan dengan ibadah Ramadan sebagai bulan turunnya Al-Quran, mewakili Lazismu ingin menyampaikan Al-Quran ini kepada adik-adik dan para guru yang selama ini tegar mendampingi. Semoga kita semua dapat memaksimalkan ibadah membaca Al-Quran di bulan yang penuh rahmati," kata Mujadid Rais.
Dalam kunjungan itu, interaksi berlangsung hangat. Ia berkesempatan dialog dan menanyakan langsung perkembangan tadarus al-Qur’an para siswa selama Ramadan. Serentak siswa menjawab dengan antusias. Sebagian siswa menjawab dengan bangga bahwa dirinya telah menamatkan bacaan sebanyak 3 hingga 5 juz.
Melalui kegiatan ini, Lazismu berharap bantuan kemanusiaan yang didistribusikan tidak hanya menjadi sarana ibadah, lebih dari itu sebagai pelipur lara.
Bahkan penyemangat bagi warga Kota Lintang, terutama anak-anak yang berupaya bangkit dari dampak bencana banjir. Pada situasi tertentu, terbatasanya akses air bersih menjadi pengalaman keseharian warga penyintas. (na)
