Konten dari Pengguna

Jadi Kaum Rebahan atau Kaum Perubahan?

Nazmi Annisyah hsb

Nazmi Annisyah hsb

Mahasiswa Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nazmi Annisyah hsb tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernah nggak sih kamu merasa hidup ini kayak gitu-gitu aja? bangun tidur, buka hp,scroll media sosial, nonton video, lalu tidur lagi. Kalau iya, tenang… kamu nggak sendiri. Banyak dari kita, terutama anak muda atau gen Z, yang lagi terjebak dalam zona nyaman yang diam-diam menguras waktu dan potensi. Di sinilah muncul istilah: Kaum Rebahan.

Tapi, di balik rebahan itu, ada juga loh orang-orang yang justru menggunakan waktunya untuk belajar, berkembang, dan membawa perubahan. Mereka itu disebut dengan kaum perubahan.

Di zaman sekarang ini, orang-orang pada suka rebahan, siapa sih yang nggak suka rebahan? apalagi sambil scroll tiktok, nonton youtube, atau main game seharian. Rasanya nyaman banget, ya. Tapi pernah nggak sih kita mikir: “Hidupku ini mau ke mana, ya?”

Itulah yang dibahas dalam podcast “Yang Hilang” bareng Kang Khudori. Di sana, Kang Khudori ngajak kita mikir: kita ini cuma mau jadi kaum rebahan yang mager terus, atau mau bangkit jadi kaum perubahan?

Apa itu Kaum Rebahan ?

Kaum rebahan adalah sebutan buat orang-orang yang lebih suka bersantai, minim gerak,sering menunda pekerjaan,dan tidak punya target yang jelas. Rezeki pengen, sukses mau, tapi usahanya minim banget. Rebahan itu boleh kok, tapi jangan kelamaan, kalo lama bisa-bisa hidup cuma numpang lewat. Rebahan itu memang tidak salah, karena tubuh juga butuh istirahat. Tapi kalau rebahannya kebablasan? Bisa bikin kita kehilangan arah hidup.

Ilustrasi dalam rebahan ( gambar oleh: preefik.com )

Siapa itu Kaum Perubahan?

Kaum perubahan adalah mereka yang paham arah hidupnya, mau belajar, berkembang, dan tidak takut mencoba hal baru. Mereka juga sadar bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil, bahkan dari diri sendiri. Mereka sadar hidup cuma sekali, jadi harus berarti. Contohnya? Bangun lebih pagi, bikin jadwal harian, belajar hal baru tiap hari, atau sekadar membantu orang tua di rumah,itu juga bentuk perubahan! Dan masih banyak lagi cara kita untuk bisa berubah, asalkan kita mau.

ilustrasi dalam perubahan ( gambar oleh:preefik.com )

Yuk, Pilih Jalanmu

Kita semua pernah rebahan. Tapi jangan sampai keterusan. Hidup itu bukan lomba cepat-cepatan, tapi soal mau bergerak atau diam di tempat. Mulai aja dulu dari hal kecil: bantu orang rumah, belajar satu skill baru, atau tulis rencana hidupmu.

Rebahan itu nikmat, tapi perubahan itu mulia. Hidup yang baik bukan tentang terus beristirahat, tapi tentang terus belajar dan memberi arti. Karena pada akhirnya, kita sendiri yang tentukan: mau jadi kaum rebahan, atau kaum perubahan?