Konten dari Pengguna

Ketika Media Sosial yang Kita Gunakan Justru Membawa Kesempatan

Nazra Aulia Farhaniyah

Nazra Aulia Farhaniyah

Saya mahasiswi S1 Akuntansi Universitas Pamulang

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nazra Aulia Farhaniyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemenang instagram story challenge. (Sumber: instagram @djspskkemenkeu).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemenang instagram story challenge. (Sumber: instagram @djspskkemenkeu).

Media sosial sering kali dianggap hanya sebagai tempat untuk membagikan foto, video, cerita sehari-hari, atau sekadar melihat aktivitas orang lain. Hampir setiap hari kita membuka Instagram, TikTok, dan berbagai platform lainnya tanpa menyadari bahwa apa yang kita lakukan di sana ternyata dapat membawa pengalaman yang lebih besar dari sekadar mendapatkan tanda suka atau jumlah tayangan.

Salah satu contohnya terlihat dari berbagai kegiatan dan tantangan kreatif yang diselenggarakan melalui platform digital. Peserta tidak hanya diminta membuat sebuah unggahan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menuangkan ide, menyampaikan pesan, dan menunjukkan kreativitas kepada orang lain.

Hal sederhana seperti mengikuti sebuah Instagram Story Challenge ternyata dapat menghasilkan sesuatu yang tidak pernah kita perkirakan sebelumnya. Ada yang awalnya hanya ingin mencoba, ada yang sekadar ikut meramaikan, tetapi kemudian mendapatkan apresiasi karena karya yang mereka bagikan.

Menurut saya, hal tersebut menunjukkan bahwa media sosial tidak selalu identik dengan hal-hal negatif. Platform digital juga dapat menjadi ruang untuk belajar, berkarya, membangun keberanian, dan menemukan kesempatan yang sebelumnya tidak terpikirkan.

Ketika seseorang berani mengunggah karyanya, sebenarnya ada proses yang sedang terjadi. Ia belajar menentukan ide, memilih cara penyampaian, memperhatikan tampilan, hingga memikirkan bagaimana orang lain akan menerima pesan tersebut. Mungkin terlihat sederhana, tetapi kebiasaan kecil seperti itu dapat melatih kreativitas dan kemampuan berkomunikasi.

Lebih menarik lagi, kesempatan seperti ini dapat mempertemukan seseorang dengan lingkungan yang sebelumnya tidak pernah dikenalnya. Sebuah unggahan dapat dilihat oleh orang baru, mendapatkan apresiasi, atau bahkan menjadi awal dari pengalaman lain yang lebih besar.

Kedelapan akun yang menjadi pemenang Instagram Story Challenge menunjukkan bahwa ruang digital juga dapat memberikan penghargaan terhadap kreativitas penggunanya. Bagi para pemenang, apresiasi tersebut mungkin hanya berupa sebuah pengumuman atau kesempatan menghubungi pihak penyelenggara. Namun, pengalaman mengikuti prosesnya tetap memiliki nilai tersendiri.

Ada rasa percaya diri yang tumbuh ketika karya kita dihargai.

Ada pengalaman ketika ide yang awalnya hanya berada di kepala akhirnya berani ditampilkan kepada publik.

Ada pula pelajaran bahwa sesuatu yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, meskipun dimulai dari hal kecil, dapat menghasilkan sesuatu yang berarti.

Namun, kesempatan seperti ini tidak berarti bahwa setiap unggahan harus selalu mengejar hadiah atau penghargaan. Jika tujuan menggunakan media sosial hanya untuk mendapatkan perhatian, seseorang justru dapat mudah kecewa ketika respons yang diterima tidak sesuai harapan.

Yang lebih penting adalah bagaimana kita memanfaatkan ruang digital dengan cara yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Media sosial dapat menjadi tempat untuk berbagi pengetahuan, menunjukkan kemampuan, mengikuti kegiatan positif, membangun portofolio, hingga menemukan komunitas yang memiliki minat serupa. Banyak peluang hari ini bahkan pertama kali diketahui seseorang melalui sebuah unggahan yang muncul di layar ponselnya.

Karena itu, cara kita menggunakan media sosial sebenarnya ikut menentukan pengalaman yang kita dapatkan darinya. Jika hanya digunakan untuk membandingkan kehidupan sendiri dengan orang lain, platform tersebut bisa terasa melelahkan. Sebaliknya, jika digunakan untuk belajar dan berkarya, ruang digital dapat menjadi tempat yang memperluas kesempatan.

Kita juga tidak pernah tahu siapa yang sedang melihat karya yang kita bagikan. Sebuah tulisan mungkin dibaca oleh orang yang membutuhkan informasi tersebut. Sebuah desain mungkin menarik perhatian seseorang yang sedang mencari talenta baru. Sebuah video sederhana mungkin memperkenalkan kemampuan yang sebelumnya tidak pernah diketahui orang lain.

Itulah sisi menarik dari dunia digital. Kesempatan dapat muncul dari sesuatu yang awalnya terlihat kecil.

Pengalaman para pemenang Instagram Story Challenge juga dapat menjadi pengingat bahwa berani mencoba memiliki nilai tersendiri. Tidak semua orang yang ikut akan mendapatkan penghargaan. Namun, setiap peserta tetap memperoleh pengalaman dalam membuat karya, mengikuti tantangan, dan menunjukkan kemampuannya.

Kita tidak perlu menunggu memiliki ribuan pengikut untuk mulai berkarya. Tidak harus menjadi orang terkenal untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Bahkan, satu unggahan sederhana dapat menjadi awal dari pengalaman baru apabila dibuat dengan niat dan kreativitas.

Media sosial memang memiliki banyak sisi yang perlu diperhatikan. Namun, di tengah berbagai kekhawatiran tentang dampak buruknya, kita juga perlu melihat peluang yang dapat muncul ketika teknologi digunakan secara bijak.

Sebuah layar kecil di tangan kita ternyata dapat menjadi pintu menuju banyak hal: belajar, berkenalan, berkarya, mendapatkan apresiasi, bahkan menemukan kesempatan yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan.

Nazra Aulia Farhaniyah Prodi Akuntansi S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang.