Optimalisasi Media Sosial: PKM Mahasiswa Universitas Pamulang di SMK Teuku Umar

Nama saya adalah Nazwa Dwi Ariyani, seorang mahasiswi aktif di Universitas Pamulang, jurusan Akuntansi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Nazwa Dwi Ariyani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pondok Aren — Mahasiswa Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Teuku Umar, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten. Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Media Sosial sebagai Sarana Digital Marketing” dengan tujuan membekali siswa jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) dengan keterampilan pemasaran digital yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.
Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi bentuk publikasi kegiatan resmi Universitas Pamulang. Program ini diketuai oleh Hanifah As’qia Adiba dengan anggota Friska Ayu Novitasari, Nazwa Dwi Ariyani, dan Fera Nurul, serta didampingi oleh Bapak A. Asrorudin, S.Pd., M.M., M.Ak., dosen Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang.
Sebanyak 67 siswa kelas X, XI, dan XII jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Para peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, pembentukan citra merek (branding), serta peningkatan penjualan, baik untuk usaha pribadi maupun kegiatan kewirausahaan yang dijalankan di lingkungan sekolah.
Pentingnya Media Sosial bagi Pelajar Jurusan BDP
Dalam sesi pemaparan materi, tim PKM menjelaskan bahwa media sosial saat ini menjadi salah satu alat pemasaran paling efektif, khususnya bagi generasi muda. Pelajar cenderung lebih mempercayai rekomendasi dari teman sebaya dibandingkan iklan konvensional. Platform seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp Story sering menjadi pemicu terjadinya keputusan pembelian, terutama dalam aktivitas jual beli di lingkungan sekolah, seperti kegiatan Friday Market.
Media sosial juga memudahkan pelaku usaha dalam menyampaikan informasi produk secara lengkap, mulai dari daftar menu, harga, promo, ketersediaan stok, hingga testimoni pelanggan dalam satu unggahan. Konten visual yang menarik dinilai mampu menjangkau audiens yang lebih luas serta meningkatkan minat beli konsumen.
Pengenalan Konsep Dasar Digital Marketing
Mahasiswa PKM memperkenalkan konsep dasar digital marketing yang penting untuk dipahami siswa, meliputi reach, yaitu jumlah audiens yang melihat konten; engagement, berupa interaksi pengguna seperti like, komentar, share, dan save; serta conversion, yaitu audiens yang akhirnya melakukan pembelian.
Materi disampaikan menggunakan contoh-contoh yang dekat dengan aktivitas pemasaran siswa sehingga mudah dipahami dan dapat diterapkan secara langsung dalam praktik penjualan sehari-hari.
Platform Media Sosial dan Strategi Konten
Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan dengan berbagai platform media sosial yang efektif untuk pemasaran digital. TikTok direkomendasikan sebagai media video pendek yang mampu menarik perhatian audiens, Instagram digunakan untuk menampilkan foto produk dan mengatur tampilan feed yang menarik, sedangkan WhatsApp dimanfaatkan untuk mempermudah komunikasi dan proses pre-order dengan pelanggan. Siswa juga dianjurkan menggunakan akun khusus bisnis agar promosi terlihat lebih profesional dan terpercaya.
Selain itu, tim PKM menyampaikan strategi unggah konten yang meliputi teknik pengambilan gambar produk, pengaturan pencahayaan, serta penyajian visual agar terlihat lebih menarik. Penggunaan hashtag juga dijelaskan dengan kombinasi hashtag umum dan hashtag khusus agar konten lebih mudah ditemukan oleh pengguna. Waktu unggah yang dinilai efektif, yaitu pukul 06.00–08.00, 10.00–12.00, dan 20.00–22.00, turut disampaikan untuk meningkatkan jangkauan audiens.
Siswa juga diperkenalkan dengan teknik penulisan caption persuasif menggunakan formula Hook – Value – Call to Action (CTA). Berbagai contoh konten yang diminati pelajar, seperti video close-up produk makanan, proses pembuatan singkat, ulasan dari teman, hingga konten behind the scenes, turut dibahas dalam sesi ini.
Evaluasi Pemahaman Melalui Kuis Interaktif
Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, tim PKM mengadakan kuis interaktif yang membahas materi seputar penggunaan hashtag, penentuan waktu unggah, serta jenis konten yang berpotensi viral. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang aktif dan kondusif. Beberapa siswa mampu menjawab pertanyaan dengan tepat dan memperoleh apresiasi dari tim PKM.
Harapan Kegiatan
Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan siswa SMK Teuku Umar, khususnya jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, mampu memanfaatkan media sosial secara optimal dan strategis sebagai sarana pemasaran digital. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi dunia usaha dan industri digital di masa depan.
