Konten dari Pengguna

Catatan Calon Pendidik: Apakah Masa Depan Masih Membutuhkan Guru Seperti Saya?

Nazwa Guseynova Kamila

Nazwa Guseynova Kamila

Saya adalah seorang Mahasiswa S1 jurusan Pendidikan Matematika di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Saat ini, saya sedang berada di semester 6.

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nazwa Guseynova Kamila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi guru dan murid. Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi guru dan murid. Foto: Thinkstock

Pendidikan yang bermutu dan berkualitas merupakan salah satu contoh kunci kemajuan suatu bangsa dan negara. Guru mempunyai peranan penting untuk melahirkan individu-individu yang dapat mengangkat citra pendidikan yang bermutu, berkualitas, dan berdaya saing dalam hal ketercapaian kemajuan suatu bangsa dan negara.

Selama setiap individu dan suatu bangsa masih menginginkan kemajuan dalam bidang pendidikan, maka selama itu juga prospek profesi guru masih diperlukan hingga kapanpun untuk memberikan kontribusi dalam hal memajukan pendidikan. Akan tetapi, dengan adanya perubahan dan perkembangan teknologi yang semakin maju dan semakin pesat saat ini sempat menjadi pertanyaan apakah peran guru dapat tergantikan oleh teknologi?

Dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin maju dan mempunyai peranan penting dalam pendidikan saat ini, menurut saya terdapat beberapa peran guru yang tetap tidak dapat dilakukan oleh teknologi dalam proses pembelajaran. Seperti halnya kemampuan dalam memahami karakteristik peserta didik, kemampuan berinteraksi antara guru dengan siswa dalam proses pembelajaran, dan kemampuan menjadi role model atau teladan bagi siswa.

Oleh karena itu, profesi guru tetap mempunyai peranan penting dan memiliki prospek kerja dan karir yang baik di masa yang akan datang untuk memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan.

Pada masa yang akan datang, profesi guru mempunyai prospek kerja yang baik karena fokus perhatian utama dari Kemendikbudristek saat ini adalah peningkatan kapasitas dan kesejahteraan pendidik. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan yang disampaikan oleh Mendikbudristek Nadiem Makarim saat sambutan virtual pada Rakornas Kepegawaian Tahun 2021.

“Guru profesional dengan kompetensi unggul menjadi kunci terlaksananya pendidikan berkualitas. Ketersediaan dan penjaminan kesejahteraan guru profesional merupakan tugas pemerintah.”

Dalam Rakornas tersebut, Nadiem juga menyampaikan bahwa Indonesia masih membutuhkan kurang lebih 2,2 juta guru karena saat ini fakta di lapangan hanya tersedia 1,3 juta guru ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK. Dengan demikian, Indonesia masih kekurangan sekitar 900 ribu guru selain guru yang akan pensiun.

Berdasarkan hal tersebut, artinya profesi guru pada masa yang akan datang masih tetap dibutuhkan dan memiliki prospek kerja yang baik untuk membangun pendidikan yang maju dan berkualitas. Prospek kerja profesi guru untuk masa yang akan datang masih baik dan masih akan tetap diperlukan untuk membantu negara mewujudkan pendidikan yang unggul dan berkualitas.

Meskipun perkembangan teknologi semakin pesat, akan tetapi terdapat hal dalam proses pembelajaran yang tidak dapat dilakukan oleh teknologi yang berkaitan dengan pemahaman karakter siswa. Dengan demikian peran guru masih sangat dibutuhkan untuk melahirkan individu-individu yang berkualitas dan berdaya saing untuk mencapai target kemajuan pendidikan suatu bangsa.

Banyak cinta dari saya, Nazwa Guseynova, Calon Guru Matematika.