Konten dari Pengguna

LDKO X HIMA FH UNPAM Bekali 65 Kader dengan Pengetahuan Hukum dan Kepemimpinan

Nazwa Khofatuniza

Nazwa Khofatuniza

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nazwa Khofatuniza tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Bersama dengen Salah Satu Pemateri
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bersama dengen Salah Satu Pemateri

Dari ruang sidang simulasi hingga panggung pentas seni, Himpunan Mahasiswa Fakultas Hukum (HIMA FH) Universitas Pamulang (UNPAM) membekali 65 mahasiswa dengan pengetahuan hukum dan keterampilan kepemimpinan.

Semuanya berlangsung dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) X yang digelar Himpunan Mahasiswa Fakultas Hukum (HIMA FH) UNPAM di Villa Graha Madani, Sawangan, Depok, Jumat hingga Minggu (25–27/9/2026). Kegiatan bertema "MANIFESTO X: Regenerasi HIMA FH Sebagai Katalisator Reformasi Organisasi Menuju Progresivitas, Integritas, dan Kompetensi" ini dibuka oleh Ketua Program Studi Ilmu Hukum dan dihadiri jajaran pimpinan program studi, dosen kemahasiswaan, serta Pembimbing HIMA FH. Lewat kegiatan ini, HIMA FH membekali peserta dengan pengetahuan hukum dan keterampilan kepemimpinan.

Sembilan Materi, Satu Tujuan

Peserta mengikuti sembilan materi mulai dari Kode Etik Mahasiswa, Pengantar Ilmu Hukum, Filsafat Hukum, Sejarah dan Perjuangan HIMA FH, Metodologi Penelitian dan Jurnal, Keprofesian Hukum, Teknik Persidangan, Manajemen Organisasi dan Kepemimpinan, hingga Manajemen Aksi dan Nilai Perjuangan Mahasiswa. Materi disampaikan oleh sembilan pemateri dari kalangan demisioner HIMA FH, praktisi hukum, dan akademisi Fakultas Hukum UNPAM.

Tema yang diusung menempatkan regenerasi sebagai pemicu pembaruan organisasi, dengan tiga arah yang dituju, yaitu progresivitas, integritas, dan kompetensi.

LDKO X adalah agenda kaderisasi dasar HIMA FH UNPAM. Dalam proposal kegiatan, panitia menyebut LDKO sebagai fondasi untuk melahirkan kader pemimpin yang tidak hanya cakap secara intelektual di bidang hukum, tetapi juga berintegritas, loyal, dan punya tanggung jawab sosial.

Karena itu, panitia memadukan materi indoor dan outdoor. Sesi indoor membekali peserta dengan teori organisasi dan tata kelola administratif. Sesi outdoor menguatkan kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa cinta pada almamater dan bangsa.

Hari Pertama: Pembukaan Acara, Pemanasan Nalar Hukum

Hari pertama dimulai dengan registrasi pagi hari, keberangkatan menuju Sawangan, dan registrasi ulang setelah tiba. Selepas ishoma, presidium membacakan tata tertib, lalu Ketua Program Studi Ilmu Hukum membuka acara secara resmi.

Pembukaan itu dihadiri Wakil Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, jajaran dosen kemahasiswaan, dan Pembimbing HIMA FH UNPAM.

Sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Ketua Umum HIMA FH UNPAM, Pembimbing HIMA FH, Sekretaris Program Studi, dan Ketua Program Studi Ilmu Hukum. Peserta lalu berfoto bersama.

Setelah itu, ritme belajar langsung terasa. Peserta berdiskusi dalam kelompok bersama mentor dan menjalani follow up screening. Lima materi dasar kemudian disampaikan bergiliran. Pengantar Ilmu Hukum dibawakan Solihin Muhammad Nasution, S.H., Ketua Umum HIMA FH periode 2019/2020. Sejarah dan Perjuangan HIMA FH disampaikan Adam Andriantama Bayu Aji, S.H., M.H., Ketua Umum HIMA FH periode 2020/2021. Kode Etik Mahasiswa dibawakan Ernawati Suwarno, S.H., M.H., dosen kemahasiswaan. Filsafat Hukum disampaikan M. Andrean Saefudin, S.H., Sekretaris Umum HIMA FH periode 2015/2016. Terakhir, Metodologi Penelitian dan Jurnal dibawakan Geofani Milthree Saragih, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum UNPAM.

Hari Kedua: Sidang, Berbagi Cerita, dan Malam Keakraban

Sabtu pagi diawali salat Subuh, senam, dan permainan agar peserta bugar sebelum kembali ke materi. Setelah sarapan, peserta mempelajari Keprofesian Hukum bersama praktisi hukum Isram Ganda, S.H., M.H., disusul Teknik Persidangan yang dibawakan Ricky Indra, S.H., Sekretaris Umum HIMA FH periode 2022/2023. Materi ini menjadi yang terpanjang dengan durasi 90 menit. Hari kedua ini juga dihadiri beberapa HIMA dan UKM UNPAM sebagai tamu undangan.

Sesi berikutnya membahas Manajemen Organisasi dan Kepemimpinan bersama Suganda Wijaya, S.H., Ketua Umum HIMA FH periode 2022/2023, dilanjutkan sharing session selama 150 menit yang dihadiri seluruh demisioner HIMA FH dari kepengurusan periode 2015/2016 hingga 2025/2026. Hari itu ditutup dengan Manajemen Aksi dan Nilai Perjuangan Mahasiswa yang dibawakan Sadam Fiqri, S.H., Sekretaris Umum HIMA FH periode 2023/2024. Di sela-sela materi, enam sesi diskusi bersama mentor memberi ruang bagi peserta untuk membedah hal-hal yang belum tuntas.

Malam harinya, suasana berganti. Pentas Seni dan Malam Keakraban mengajak peserta saling mengenal di luar ruang materi, dengan para demisioner turut hadir di tengah mereka.

Hari Ketiga: Saatnya Teori Diuji

Hari terakhir menjadi ajang menguji semua yang sudah dipelajari. Peserta memulainya dengan Forum Group Discussion selama 150 menit yang juga dihadiri para demisioner. Usai salat Subuh, mereka menjalani audiensi dan praktik aksi selama dua jam, saat materi perjuangan mahasiswa dicoba langsung di lapangan.

Setelah sarapan dan diskusi bersama mentor, giliran lomba debat selama 160 menit, tempat para peserta beradu argumen di hadapan dua juri: Fadhli Muhaimin Ishaq, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum UNPAM, dan Adithya Tri Firmansyah R, S.H., M.H., dosen kemahasiswaan. Acara ditutup dengan pembagian hadiah, penutupan resmi, foto bersama, dan bersih-bersih area sebelum peserta pulang menuju titik kumpul.

Regenerasi Dimulai dari Hari Ini

Sejalan dengan tema "MANIFESTO X", kehadiran para demisioner lintas periode di tiga agenda tersebut mempertemukan pengurus dari berbagai generasi dengan para peserta. Dalam kata pengantar proposalnya, panitia menegaskan bahwa keberlanjutan organisasi sangat bergantung pada kualitas regenerasi yang dilakukan hari ini. Lewat LDKO X, HIMA FH UNPAM berharap kegiatan ini menjadi titik tolak bagi para peserta untuk berkontribusi nyata bagi almamater dan bangsa.